Selasa, 01 Mei 2018 20:26 WITA

46.267 Pendaftar Sekolah Kedinasan Dicoret, Ini Penyebabnya

Editor: Mulyadi Abdillah
46.267 Pendaftar Sekolah Kedinasan Dicoret, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Sekolah Kedinasan.

RAKYATKU.COM - Jumlah total pendaftar sekolah kedinasan mencapai 277.402 orang. Mereka bersaing memperebutkan 13,677 formasi atau kursi. 

Namun, tercatat 46.267 orang lainnya dinyatakan gagal. Menurut Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, mereka dinyatakan gagal lantaran tidak melakukan pemilihan sekolah kedinasan. 

Dari jumlah pendaftar 277.402 orang itu, maka peta persaingan sekolah kedinasan pada tahun ini berubah drastis. 

"Jika pada tahun sebelumnya PKN STAN dan IPDN yang masing-masing dikelola Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri selalu menjadi pilihan favorit, pada tahun 2018 tingkat persaingan paling ketat justru berada di ATKP Medan (1:46), diikuti oleh peringkat kedua API Madiun (1:45), dan peringkat ketiga POLTEKIM (1:34),” paparnya.

46.267 Pendaftar Sekolah Kedinasan Dicoret, Ini Penyebabnya

Ridwan melanjutkan, IPDN sendiri berada di peringkat ke-10 (1:23), sedangkan PKN STAN menduduki peringkat ke-11 (1:20) dari sisi persaingan kursi. POLTEKPEL Surabaya menduduki peringkat paling buncit dengan 1 kursi diperebutkan oleh 5 orang. 

“Salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebab perubahan peta persaingan ini adalah pesatnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo," jelasnya.