Senin, 30 April 2018 08:18 WITA

Sekolah Islam Athirah Apresiasi Kinerja Guru dan Karyawan dengan Umrah

Editor: Andi Chaerul Fadli
Sekolah Islam Athirah Apresiasi Kinerja Guru dan Karyawan dengan Umrah
Guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah mengikuti berbagai kegiatan dalam milad ke-34 Athirah di Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Jalan Raya Baruga, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/4/2018). Kegiatan yang digelar antara lain gerak jalan, perlombaan, dan donor darah. (dok. SI Athirah)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekolah Islam Athirah menggelar puncak perayaan Milad yang ke-34 tahun di Sekolah Islam Athirah 2 Bukit Baruga, Jalan Raya Baruga, Sabtu (28/4/2018).

Kegiatan yang dimulai senam bersama serta jalan santai diikuti para guru dan karyawan dari unit TK, SD, SMP, dan SMA baik dari Kajaolaliddo, Bukit Baruga, dan Bone. Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril secara resmi melepas peserta gerak jalan.

Syamril mendorong internalisasi nilai-nilai 5 B di dalam tugas keseharian para guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah. “Lima B yakni beribadah, bekerja, berilmu, berkarya, dan berbagi,” kata Syamril dalam keterangan resmi yang diterima Rakyatku.com, Senin (30/4/2018).

Pertama, kata Syamril, guru dan karyawan Athirah harus beribadah. Kita  buat sistem untuk membangun hubungan yang bagus dengan Allah SWT (hablum minallah). “Seperti tadarus atau tilawah, puasa sunah, shalat wajib, shalat sunah, dan sedekah,” katanya.

Kedua, ujar Syamril, Athirah mengajak beramal atau dalam bahasa umumnya bekerja. “Kita bekerja dengan target yang jelas. Tujuan yang sama, siswa kita mengejar indeks religiustitas, indeks karakter, dan indeks akademik. Adapun dalam bekerja, Allah SWT senang bila kita kompak,” paparnya.

Ketiga, kata Syamril, berilmu. “Barang siapa yang mencari ilmu, maka Allah SWT mudahkan baginya jalan menuju surga,” sebutnya.

Keempat, yakni berkarya. Di Athirah ada metode Kaizen. Bagaimana guru melakukan pelatihan dan mencoba apa hasilnya. Kelima, yaitu berbagi. “Pada 1 Mei 2018 nanti, Athirah menggelar seminar gratis untuk berbagi ilmu,” ucap Syamril.

Sementara itu, Petugas Unit Transfusi Darah (UTD) Provinsi Sulawesi Selatan dr Hairul mengatakan, donor darah adalah kegiatan positif. “Kegiatan donor darah ini bagus. Membangun spirit motivasi. Dengan donor darah, badan menjadi sehat. Juga membantu dari sisi kemanusiaan. Donor darah itu menyangkut kesehatan dan kemanusiaan,” paparnya.

Usai gerak jalan, guru dan karyawan berkumpul di Lapangan Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga. Berbagai macam kegiatan memeriahkan HUT ke-34 Sekolah Islam Athirah, di antaranya donor darah, performance siswa, dan penampilan para guru dari setiap unit.

Semarak puncak milad kemudian dilanjutkan dengan lomba senam dari perwakilan setiap tingkatan dan manajemen Sekolah Islam Athirah. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian SDM, Sekolah Islam Athirah memberikan penghargaan kepada guru karyawan yang telah mengabdi 15 dan 25 tahun. Penghargaan berupa uang tunai dan berangkat umrah.