Minggu, 29 April 2018 23:01 WITA

2 Mahasiswi Unhas Raih Medali Perak di Ajang Asia Innovation Show 2018

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
2 Mahasiswi Unhas Raih Medali Perak di Ajang Asia Innovation Show 2018

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dua mahasiswa kedokteran Unhas, Ummu Aiman dan Husnul Khatimah berhasil meraih medali perak dalam ajang Asia Innovation Show 2018 di Penang, Malaysia, Jumat-Sabtu (27-28/4/2018). 

Kedua mahasiswa Unhas angkatan 2015 ini berhasil mengalahkan ratusan peserta yang juga berpartisipasi dalam lomba inovasi internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Teknologi Mara. Tidak hanya dari kalangan Strata satu, tapi dua mahasiswa kedokteran Unhas ini juga berhasil mengalahkan peserta yang bertitel doktor dan profesor dari berbagai negara khususnya ASEAN. 

"Luar biasa ini prestasinya adik-adik. Mereka mahasiswa S1, sementara di ajang itu pesertanya ada juga yg sudah bergelar doktor bahkan profesor," kata Kepala Unit Humas Unhas, Ishaq Rahman, Minggu (29/4/2018).

Dalam ajang ini, utusan mahasiswa Unhas mendapat undangan khusus dari Universitas Teknologi Mara, setelah sebelumnya mereka menyabet medali emas di kompetisi yang hampir sama di Bangkok, Thailand pada awal Februari 2018 lalu. Karena itu, dalam proses registrasi lomba ini, Umum Aiman dan Khusnul Fatimah dibebaskan biaya pendaftaran.

Di lomba ini, kedua mahasiswa Kedokteran kembali mempersentasikan hasil risetnya berupa balsem yang dapat mengobati nyeri sendi atau arthritis. Hasil inovasi ini dibuat dari limbah kulit bawang merah yang telah diteliti secara ilmiah. 

"Alhamdulillah, kami delegasi Unhas meraih medali perak di ajang Asia Innovation Show 2018. Prestasi ini tidak lepas dari dukukunga fakultas kami," ujar Ummu Naiman.

Ummu Aiman menyatakan kebahagiaannya bisa mengikuti kompetisi internasional tersebut dimana dia bisa sharing ilmu dan pengalaman dengan inovator-inovator dari negara lain. Apalagi dia berkompetisi dengan para doktor dan profesor, sehingga mendapatkan pengalaman yang menarik. 

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas, Dr. Abdul Rasyid Jalil, turut menyambut gembira prestasi ini. Menurutnya, dua mahasiswa Unhas yang meraih prestasi di level internasional ini merupakan sebuah kewajaran. 

"Mahasiswa Unhas itu prestasinya sudah sampai ke level internasional. Apalagi ini mereka masih S1 tapi sudah mengungguli doktor dan profesor. Kami bangga," kata Pak Cido, sapaan akrabnya.

 

Tags