Jumat, 20 April 2018 21:32 WITA

Fakultas Ekonomi UMI Kini Punya Galeri Investasi

Editor: Nur Hidayat Said
Fakultas Ekonomi UMI Kini Punya Galeri Investasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (FE-UMI) bersama dengan pihak MNC Sekuritas dan Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan Galeri Investasi di Gedung FE-UMI, Jumat (20/4/2018).

Dekan FE-UMI, Mahfud Nurnajamuddin, mengungkapkan galeri investasi ini merupakan wadah untuk menambah ilmu pengetahuan dan minat mahasiswa dalam melakukan investasi pasar modal.

"Galeri Investasi ini tidak hanya untuk mahasiswa lingkup Fakultas Ekonomi saja, tapi juga mahasiswa dari fakultas lain," ujarnya saat ditemui awak media usai peresmian.

Lebih lanjut, ia mengatakan, keberadaan Galeri Investasi tersebut selaras dengan visi-misinya dalam memimpin FE-UMI.

"Saya ingin seluruh mahasiswa bisa meningkatkan pengetahuannya dalam dunia investasi. Selain itu, dengan adanya Galeri Investasi ini bisa menjadi bahan akademik bagi mahasiswa, khususnya di Fakultas Ekonomi," katanya.

Fakultas Ekonomi UMI Kini Punya Galeri Investasi

Peresmian Galeri Investasi dirangkaikan dengan diskusi seputar tentang komitmen MNC Sekuritas yang sesuai dengan tagline-nya "Invest with The Best".

Business Development MNC Sekuritas, Sutrisna Amijaya, mengatakan perseroan terlebih dahulu menargetkan penambahan secara bertahap akan peran investor baru dan penunjang mutu nilai transaksi dari peresmian tersebut. 

"Semoga Galeri Investasi tersebut dapat menjadi sarana belajar investasi saham bagi para seluruh pihak," katanya.

Pada kesempatan sama, Rektor UMI, Masrurah Muchtar menambahkan, potensi perkembangan mahasiswa terus dikembangkan dengan adanya kerjasama yang baik dan benar. 

Selama ini UMI terus mendongkrak mutu generasi selanjutnya dengan menggait kelompok luar agar terus melakukan kerja sama yang baik. 

"Kita berharap ke depannya potensi mahasiswa kami nantinya dapat berperan dalam mutu perguruan tinggi dan meningkatan potensi persaingan usahanya selaku mahasiswa Jurusan Ekonomi," katanya.