Senin, 16 April 2018 22:01 WITA

Dosen dan Mahasiswa STIKes Mega Rezky Presentasi Makalah di Kuala Lumpur

Editor: Aswad Syam
Dosen dan Mahasiswa STIKes Mega Rezky Presentasi Makalah di Kuala Lumpur
Dua mahasiswa STIKes Mega Rezky, Dwi Nurfaidah dan Rezki Amalia akan mempresentasekan makalah di Kuala Lumpur dengan dosen mereka, Framita Rahman SKep Ns MSc.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Prestasi membanggakan kali ini ditorehkan oleh dosen dan dua mahasiswa S1 Keperawatan STIKes Mega Rezky Makassar. 

Bersama pemakalah dari berbagai negara, ketiganya kini tengah berada di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk mempresentasikan artikel mereka pada ajang World Council of Enterostomal Therapy di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Minggu-Rabu (15-18/04/2018).

Perhelatan tersebut merupakan pertemuan perawat luka tingkat dunia, diikuti oleh lebih dari 1000 peserta yang berasal dari 50-an negara. 

Mereka yang berjuang adalah Framita Rahman SKep Ns MSc (dosen S1 Keperawatan), dan Dwi Nurfaidah dan Rezki Amalia (keduanya mahasiswa S1 Keperawatan 2015).

Ketiganya membawakan makalah tentang perbandingan biaya perawatan diabetik luka pada kaki, dengan kategori gangren dan non gangren. 

Mereka menggunakan data sekunder pada 113 status pasien di klinik perawatan luka Griya Afiat Makassar. Menggunakan pendekatan retrospektif, mereka mengambil data lampau 3 tahun yang lalu, yaitu data tahun 2014-2017.

Hasil penelitiannya menarik, mereka menemukan adanya perbedaan biaya perawatan pada luka gangreng dan non gangreng. "Biaya perawatan lebih mahal pada penderita diabetik luka gangren," ungkap Framita ketika dihubungi via WhatsApp, Senin (16/4/2018).

Selain itu, mereka menemukan beban biaya perawatan penderita diabetik luka dan pada biaya perawatan serta kunjungan rumah. 

Tampil di ajang internasional, Framita cemas dan penuh harap. Apalagi timnya dijadwalkan akan tampil pada hari Rabu.

"Delegasi S1 Keperawatan Insyaallah akan mempresentasikn penelitiannya pada hari Rabu, mohon doanya agar bisa menampilkan yang terbaik. Terima kasih," ungkap gadis yang akrab disapa Mitha ini.