Jumat, 13 April 2018 19:47 WITA

Ini Program Studi yang Dianjurkan Bagi Aparat Desa

Editor: Nur Hidayat Said
Ini Program Studi yang Dianjurkan Bagi Aparat Desa

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sejak digelontorkannya dana desa yang jumlahnya tidak sedikit, aparat desa wajib memiliki latar belakang pendidikan mumpuni.

Hal itu telah diatur dalam Pasal 50 ayat 1 Undang-undang Repulik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menyebutkan, perangkat desa harus berpendidikan paling rendah tamatan sekolah menengah umum atau sederajat.

Itu artinya mulai Ketua RT/RW atau kepala dusun minimal berpendidikan SMA atau sederajat. Itu telah berlaku sejak 2017. Selain itu, tidak ada salahnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi strata 1 (S1) hingga strata 2 (S2).

Melihat hal tersebut, sejak 2017 Universitas Patria Artha (UPA) berinisiasi merangkul aparat desa mulai dari struktural tertinggi hingga terendah. Menyediakan kelas khusus aparat desa untuk pendidikan S2.

"Kami merasa perlu mengarahkan para aparat desa agar memiliki ilmu sesuai ranahnya. Jadi kami menyarankan para aparat desa ini berkuliah di UPA mengambil kosentrasi program studi keuangan sektor publik," ucap Dr Ir Ilham SE SPsi MM, Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Manajemen UPA.

Ilo sapaan akrabnya, menjelaskan konsentrasi keuangan sektor publik sendiri membahas seputar kondisi keuangan di instansi publik, baik di tingkat daerah maupun pusat.

"Bedanya, kalau di ilmu ekonomi akan fokus ke kajian fenomenanya, kalau di keuangan akan lebih banyak menghitung pendanaan dan ngecek pengelolaan serta realisasi anggarannya. Jadi kan searah untuk mengelola dana desa," tuturnya.

Berita Terkait