Sabtu, 07 April 2018 20:39 WITA

Diajak ke Bulukumba, Wartawan Kampus se-Indonesia Kagumi Pinisi

Editor: Andi Chaerul Fadli
Diajak ke Bulukumba, Wartawan Kampus se-Indonesia Kagumi Pinisi

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Puluhan jurnalis kampus dibuat kagum dengan kapal Pinisi. Mereka yang merupakan peserta Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Nasional (PINISI) ini diajak mengunjungi Tanah Beru, tempat pembuatan kapal Pinisi di Kabupaten Bulukumba, Sabtu (7/4/2018).

Kegiatan ini digelar Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM) ini mengajak mahasiswa mencari tahu tentang proses pembuatan kapal Pinisi. 

Pasalnya, Pinisi dikenal memiliki arsitektur menarik dan pembuatannya menggunakan perpaduan teknik tradisional dan modern.

"Aku kagum banget melihat pembuatan kapal Pinisi ini. Soalnya masyarakat di sini masih mempertahankan pembuatan secara tradisional, dan itu luar biasa sekali," ujar Falasifah Jamil, perwakilan LPM Fitrah Universitas Muhammadiah Palembang.

Diajak ke Bulukumba, Wartawan Kampus se-Indonesia Kagumi Pinisi

Ia juga mengatakan, Sulawesi Selatan memiliki kekayaan yang melipah, termasuk di Bulukumba.

"Suasananya indah banget terus pantainya pasir putih, kalau di Palembang gak ada pantai, cuma Sungai Musi-nya doang yang ada. Aku suka senang mengikuti pelatihan yang diadakan LPM Profesi UNM," tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Asri Arab, selaku pengawas pembuatan kapal mengatakan, kapal pinisi biasanya menghabiskan waktu kurang lebih dua tahun dan masih menggunakan tradisi pembuatan lama.

"Kapal ini pembuatan nya masih mempertahanakan tradisi lama, meskipun ilmu modern juga sudah masuk kita terima juga, untuk alatnya ada yang tidak kami beli yang namanya singkolo," jelasnya.

Pria 45 tahun ini juga menjelaskan, masyarakat Bulukumba harus bisa mempertahankan budaya yang dimiliki, yakni pembuatan kapal Pinisi.

"Kita perlu menghargai, kalau kapal sudah tidak kita buat, Bulukumba tidak keren lagi. Kapal yang dibuat biasanya berlayar hingga ke Thailand, dan pernah masuk rekor," tutupnya.

Tags