Jumat, 06 April 2018 00:21 WITA

Terapkan Closed House System, Fakultas Peternakan Unhas Panen 20 Ribu Ekor Ayam

Editor: Nur Hidayat Said
Terapkan Closed House System, Fakultas Peternakan Unhas Panen 20 Ribu Ekor Ayam

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Panen ayam tidak hanya terjadi di peternakan milik pengusaha ayam. Di lingkup akademik, panen ayam secara besar-besaran ternyata juga bisa terjadi.

Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin menggelar panen ayam perdana di kandang sistem tertutup atau closed house system, Kamis (5/4/2018). Ayam potong yang dipanen berjumlah hampir 20 ribu ekor dengan bobot rata-rata per ekor 1,8 hingga 1,9 kilogram. 

Hasil panen ayam ini merupakan kerja sama antara Unhas dengan PT Charoen Pokphand. Panen ini menjadi bukti awal keberhasilan pengelolaan dan peternakan ayam dengan kandang sistem tertutup. 

Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof Sudirman Baco, mengucapkan syukur untuk pertama kalinya Unhas bisa memanen ayam dari hasil kandang ayam closed house tersebut. 

Ia mengatakan, pemeliharaan ayam dengan sistem kandang tertutup itu berjalan sangat sukses. "Dalam sebulan produksi dan pemeliharaan ayam ini tingkat kematiannya hanya 1 persen dari 20 ribu bibit ayam," ungkap Prof Sudirman, Kamis ( 5/4/2018), di area kandang closed house kampus Unhas Tamalanrea.

Terapkan Closed House System, Fakultas Peternakan Unhas Panen 20 Ribu Ekor Ayam

Prof Sudirman menilai, kehadiran kandang closed house tersebut sangat penting. Selain bisa menghasilkan uang, kandang sistem tertutup itu menjadi tempat pembelajaraan yang berarti bagi mahasiswa peternakan yang melakukan studi lapangan peternakan ayam. 

"Ini luar biasa. Kalau Unhas punya kandang seperti ini lebih dari satu, kita bisa produksi ayam puluhan ribu per bulan. Dan, mahasiswa serta alumni kita bisa belajar dan bekerja di sini. Sehingga kita memiliki daya saing yang tinggi," katanya.

Kandang ayam dengan sistem tertutup tersebut baru saja diresmikan pada 9 Maret lalu. Kandang ayam yang merupakan hibah dari PT Charoen Pokphand itu dilengkapi dengan teknologi pengaturan suhu dan udara dalam ruang. Sehingga proses pemeliharaan dan pengelolaannya berlangsung secara profesional dan efisien.

Teknologi yang diadopsi pada kandang ayam ini tergolong canggih, sehingga sangat bermanfaat bagi mahasiswa peternakan dalam proses belajar untuk mengenal teknologi terbaru dalam bidang peternakan ayam.

Kegiatan panen ayam perdana ini akan berlangsung beberapa hari. Hasil panen langsung dijemput dan diangkut oleh pihak rekanan PT Charoen Pokphand.

Dalam dua pekan sesudah panen, Fakultas Peternakan Unhas akan kembali menerima suplai 20 ribu bibit ayam dari PT Chaoren Pokphand untuk kembali diternak di kandang closed house tersebut hingga bisa menghasilkan ayam potong setiap bulannya.