Rabu, 15 Juni 2016 17:06 WITA

Pelimpahan Pengelolaan SMA Ke Pemprov Sulsel Masih Bermasalah

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Adil Patawai Anar
Pelimpahan Pengelolaan SMA Ke Pemprov Sulsel Masih Bermasalah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Peralihan pengelolaan SMA ke Pemerintah Provinsi Sulsel secara bertahap telah dilakukan. Untuk aset, pihak kabupaten/kota telah menyerahkannya secara resmi pada Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa waktu lalu.

Namun sayangnya, daftar aset yang telah diserahkan kepada Pemprov Sulsel masih menyisahkan beberapa poin masalah.

Kepala Biro Aset Pemprov Sulsel, Ahmadi Akil mengungkapkan, setidaknya ada lima poin permasalahan terkait pengalihan aset ini.

"Proses penyerahan bukan akhir, itu adalah awal. Tentunya masih menyimpan beberapa masalah," ungkapnya, kepada Rakyatku.com, Rabu (14/6/2016).

Beberapa masalah yang ada saat ini, mulai dari aset yang tak jelas kondisinya, apakah baik atau sudah rusak. Ini sangat penting untuk dilakukan penghapusan aset terhadap barang atau bangunan yang sudah dalam kondisi rusak berat.

loading...

Selain itu, ada beberapa sekolah yang tak memiliki alamat yang jelas, nilai aset yang tak dicantumkan serta luasan lahan atau bangunannya. Satu hal yang menjadi pekerjaan berat adalah masalah pemberian kodevikasi terhadap masing-masing aset.

"Kami belum tahu secara real kondisi asetnya. Bagaimana luasnya, dan bagaimana nilainya. Setelah penyerahan kemarin kita menemukan masih ada beberapa hal yang perlu segera ditindak lanjuti," jelasnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan ini, Ahmadi mengatakan, pihaknya harus berkoordinasi secara intens dengan pihak Pemkab dan Pemkot. Pihaknya menargetkan permasalahan aset ini dapat rampung tahun ini, sehingga dapat masuk pada pencatatat 2017 mendatang.

"Harus diselesaikan 2016 ini. Kalau tidak selesai akan mempengaruhi opini yang akan datang," pungkasnya.

Loading...
Loading...