Rabu, 14 Maret 2018 16:07 WITA

Usai Orasi Industri 4.0 di UNM, Yahya Resmi Sandang Profesor

Editor: Aswad Syam
Usai Orasi Industri 4.0 di UNM, Yahya Resmi Sandang Profesor
Rektor UNM, Prof Husain Syam, mengukuhkan Prof Muhammad Yahya sebagai guru besar UNM ke-83.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tepuk tangan bergemuruh di Ballroom Gedung Phinisi UNM, Rabu (14/3/2018), saat Muhammad Yahya usai membawakan orasi ilmiah yang bertema, "Era Industri 4.0: Tantangan dan Peluang Perkembangan Pendidikan Kejuruan Indonesia".

Rektor UNM, Prof Husain Syam yang memimpin sidang senat luar biasa, kemudian mengambil selempang guru besar, lalu mengalungkannya ke Muhammad Yahya. Dekan Fakultas Teknik UNM itu pun resmi menyandang gelar Profesor di bidang ilmu pendidikan kejuruan Fakultas Teknik. 

"Industri 4.0 banyak membawa perubahan dalam kehidupan, industri secara fundamental telah mengubah cara beraktivitas manusia dan memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia kerja. Pengaruh positif 4.0 berupa efektivitas dan efesiensi sumberdaya dan biaya produksi," jelas Yahya dalam orasinya.

Untuk itu, ia mengungkapkan di era industri 4.0, pendidikan tinggi harus mampu membekali lulusan dengan tiga literasi, yakni, literasi digital, literasi teknologi, dan literasi manusia.

"Industri 4.0 membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dalam literasi digital, teknologi, dan literasi manusia," tambahnya.

Sementara itu, Prof Husain mengaku bangga atas pencapaian yang telah diraih. Pasalnya penelitian yang diangkat sejalan dengan kebijakan Menristek Dikti, yang mendorong semua perguruan tinggi untuk melakukan revolusi industri.

"Prof Yahya ini merupakan salah satu guru besar terbaik. Apalagi orasi yang ia sampaikan sejalan dengan kebijakan Menristek Dikti di bidang pendidikan tinggi, yang mendorong semua perguruan tinggi untuk menyambut revolusi industri 4.0," ungkapnya.

Dengan dikukuhkannya Prof Yahya sebagai guru besar hari ini, UNM sudah memiliki 83 guru besar.

Berita Terkait