Senin, 12 Maret 2018 15:24 WITA

20 Mahasiswa Jepang Teliti Keragaman Budaya Makassar

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
20 Mahasiswa Jepang Teliti Keragaman Budaya Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sebanyak 20 mahasiswa Keio University dari Shonan Fujisawa Campus yang terletak di Fujisawa City, Kanagawa, Jepang berkunjung ke Universitas Hasanuddin, Makassar, Senin (13/3/2018).

Kedatangan mahasiswa yang berasal dari Faculty of Policy Management ini, sebagai bagian dari studi lapangan untuk mata kuliah Special Research Project on Multi-ethnic Society in Indonesia. Mata kuliah ini secara khusus mengajarkan tentang Indonesia dan keragaman etniknya.  

Peserta mata kuliah ini datang ke Indonesia khusus untuk melihat langsung kehidupan masyarakat sehari-hari di luar Jawa, utamanya Sulawesi. Para peserta didampingi oleh Asisten Profesor Yo Nonaka, sebagai pembimbing sekaligus ketua rombongan.

Untuk studi lapangan, para mahasiswa Jepang ini akan tinggal bersama masyarakat di Desa Lakkang mulai 15 Maret mendatang. Mereka akan bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. 

Asisten Profesor Yo Nonaka, mengatakan dirinya beserta rombongan sangat senang mendapatkan sambutan hangat dari Universitas Hasanuddin sebagai pendampingan. Yo Nanaka sendiri tidak asing dengan Kota Makassar. Pasalnya, ia pernah menjadi peserta pertukaran di Unhas.

"Saya pertama kali mempelajari bahasa Indonesia di Makassar, waktu itu saya masih berusia 16 tahun dan menjadi siswa pertukaran di sini," kata Nonaka dengan bahasa Indonesia yang sangat fasih.

Nonaka mengatakan, peserta studi lapangan ini akan dibagi menjadi lima kelompok, dan masing-masing kelompok akan fokus melakukan pengamatan spesifik. 

"Ada yang meneliti khusus tentang Pendidikan, Agama, Pemuda (khususnya sosial media), Makanan, dan perbandingan kehidupan. Mereka akan didampingi oleh mahasiswa-mahasiswa dari Departemen Sastra Jepang, Unhas," imbuhnya. 

Salah seorang mahasiswa Keio University, Hiroki Sakamoto mengatakan, ia terkesan dengan Kota Daeng ini, khsusnya terkait kulinernya. Ia berharap bisa memperoleh manfaat selama kunjungan ke Makassar. 

Sementara itu, Ketua Departemen Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Nuraidah mengatakan pihaknya senang dengan kegiatannya ini, sehingga mahasiswanya dapat berbagi ilmu dengan mahasiswa Jepang yang datang melakukan studi lapangan tersebut.

"Mahasiswa Unhas bisa saling berbagi dengan rekan-rekan dari Keio," kata Nuraidah. 

Di akhir kunjungan nantinya, para mahasiswa akan mempresentasikan hal-hal yang telah mereka lihat dan alami selama studi lapangan.  Presentasi akan dilakukan di hadapan dosen dan mahasiswa Unhas, sehingga nantinya mereka bisa memperoleh umpan balik dari Unhas. 

Tags