Kamis, 11 Januari 2018 15:57 WITA

3 Bakal Calon Rektor Unhas Punya Hak Suara di Tahap Penyaringan

Editor: Fathul Khair Akmal
3 Bakal Calon Rektor Unhas Punya Hak Suara di Tahap Penyaringan
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tiga bakal calon rektor Unhas juga memiliki hak suara pada tahap penyaringan pada tanggal 24 Januari 2018 mendatang. Ketiga bakal calon tersebut ialah Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, Prof Abrar Saleng, dan Prof Muhammad Yunus Zein. 

Ketua Senat Akademik Unhas, Prof Tahir Kasnawi mengatakan, ketiganya memiliki hak suara karena terdaftar sebagai anggota senat akademik Unhas. Dimana secara ex-officio, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu anggota senat, Prof. Yunus sebagai perwakilan senat akademik fakultas ekonomi, dan Prof. Abrar Saleng yang terpilih sebagai ketua dewan profesor secara otomatis menjadi anggota senat akademik. 

"Perlu diketahui diantara kelima bakal calon ini ada tiga anggota senat dan ketiga anggota senat itu mempunyai hak suara secara ketentuan yang berlaku. Dimana Prof Dwia secara ex-officio menjadi anggota senat, Prof Abrar terpilih sebagai ketua dewan profesor juga sebagai anggota senat, dan Prof Yunus sebagai juga sebagai anggota senat," kata Prof Tahir Kasnawi kepada Rakyatku.com, Kamis (11/1/2018).

Namun, meski ketiganya memiliki hak suara, tetapi bakal calon ini belum tentu memilih dirinya sendiri. Ia pun menjamin independensi suara yang diberikan kepada bakal calon tetap terjaga. 

Sebelumnya diberitakan, pada tanggal 24 Januari 2018 mendatang kelima bakal calon rektor Unhas akan memasuki tahap penyaringan. Pada tahap ini, kelima bakal calon akan mengikuti rapat senat terbuka dengan 86 senat akademik Unhas yang akan memilih tiga nama calon rektor yang akan diajukan ke MWA selaku pemilih terakhir dalam tahapan pemilihan rektor Unhas periode 2018-2022. 

Sebelum dipilih oleh anggota senat akademik, di hari yang sama para bakal calon akan memaparkan visi dan misi serta rencana program kerja yang akan diajukannya ketika menjadi rektor nanti. Diskusi ini akan dipandu oleh moderator Prof. Nur Pudji Astuti (guru besar fakultas kedokteran Unhas) dan akan diamati oleh tiga panelis yang berkompeten di bidangnya masing-masing.