Selasa, 09 Januari 2018 16:27 WITA

Tiga Prodi Fakultas Kedokteran Unhas Raih Akreditasi A 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Tiga Prodi Fakultas Kedokteran Unhas Raih Akreditasi A 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menoreh prestasi, dengan memperoleh akreditasi A pada tiga program studi spesialis (Sp.1).

Akreditasi ini diperoleh dari  Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes).  

Ketiga prodi tersebut adalah, Program Studi Spesialis Ilmu Penyakit Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), Program Studi Spesialis Ilmu Patologi Klinik, dan Program Studi Ilmu Kesehatan Anak.

Dekan Fakultas Kedokteran, Prof Andi Asadul Islam mengatakan, bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras yang telah ditunjukkan oleh ketiga program studi. 

Menurutnya, hasil akreditasi yang dicapai oleh ketiga prodi tersebut merupakan capaian yang membanggakan, tidak saja bagi prodi bersangkutan, namun juga bagi Fakultas Kedokteran dan bagi Universitas Hasanuddin.  

“Tentu saja hal ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, dari departemen terkait, serta kerja sama dengan tim fakultas,” jelasnya, Selasa (9/1/2018).

Berdasarkan informasi yang diterima, Program Studi Spesialis Ilmu Penyakit THT sebelumnya telah terakreditasi A.  Berdasarkan Surat Keputusan LAM PT-Kes Nomor 0764/LAM-PTKes/Akr/Spe/XII/2017, tertanggal 30 Desember 2017, prodi ini kembali mempertahankan Akreditas “A” setelah melalui proses re-akreditasi.  

Sementara Program Studi Spesialis Patologi Klinik sebelumnya terakreditasi B.  Dan telah berhasil meningkatkan status menjadi Akreditasi A melalui Surat Keputusan LAM-PTKes Nomor 0768/LAM-PTKes/Akr/Spe/XII/2017, tertanggal 30 Desember 2017.

Begitu juga dengan Program Studi Spesialis Ilmu Kesehatan Anak yang sebelumnya terakreditasi B, saat ini telah meningkat menjadi akreditasi A melalui peningkatan startus akreditasi.

"Secara umum, capaian yang ini telah meningkatkan posisi akreditasi A untuk program Spesialis di Unhas. Dari total 22 program studi spesialis, kini sebanyak 13 atau 60% telah terakreditasi A," imbuh Prof Asadul.

Tags