Rabu, 06 Desember 2017 17:47 WITA

Prof Masrurah Ajak Civitas Akademik UMI Teladani Sifat Rasul 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Prof Masrurah Ajak Civitas Akademik UMI Teladani Sifat Rasul 
Rektor UMI Makassar, Prof Masrurah Mokhtar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Keluarga Besar civitas akademik Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, di Auditorium Al-Jibra UMI Makassar, Rabu (6/12/2017).

Dalam sambutannya, Rektor UMI Makassar, Prof Masrurah Mokhtar menyampaikan, inti dari maulid adalah meneladani sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, hal ini perlu diterapkan dalam sosial masyarakat maupun di lingkungan kampus. 

"Peringatan Maulid seperti ini, tiap tahun jadi agenda. Kita kelompok besar setiap tahun merayakan seperti ini. Maka dari itu mari kita semua teladani akhlak dan sifat Nabi Muhammad SAW," ajak Masrurah. 

Lebih lanjut, ia menambahkan, hajatan maulid rutin dilakukan setiap tahun dengan lomba bahasa lokal atau daerah. Peringatan Maulid ini telah menjadi tradisi di lingkup UMI, untuk dimaknai secara detail.

"Kami akan terus melakukan kegiatan ini agar lebih semarak lagi. Kami juga tidak ingin melupakan kegiatan ini," tutur Rektor dua periode ini. 

Prof Masrurah Ajak Civitas Akademik UMI Teladani Sifat Rasul Rektor peduli pendidikan ini mengungkapkan, di saat banyak pihak yang ingin menghapus peringatan maulid. Namun pihaknya akan terus kembangkan peringatan Maulid tersebut. 

"UMI adalah kelompok menyeru kebaikan, dan mencegah kemungkaran," tegasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW juga disampaikan oleh Wakil Rektor IV UIN Alaudin Makassar, Prof Hamdan Johannis. Ia mengingatkan pentingnya umat muslim meneruskan ajaran dan warisan Nabi. 

"Maulid Nabi harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas kesalehan umat. Yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai profetik agar tercipta masyarakat madani," terangnya.

Prof Masrurah Ajak Civitas Akademik UMI Teladani Sifat Rasul "Peringatan Maulid mengajarkan kita untuk berproses lahir kembali. Karena agama juga mengajarkan seperti demikian. Oleh sebabnya itu, diperingati Maulid untuk memperbaharui kehidupan kita," tambah Prof Hamdan.

Dalam kesempatan tersebut, lantunan takbir, tahmid dan sholawat bergema di Auditorium Al-Jibra UMI memukau tamu undangan yang hadir.