Minggu, 03 Desember 2017 10:09 WITA

FTI UMI Raih Rekor MuRI

Editor: Andi Chaerul Fadli
FTI UMI Raih Rekor MuRI
Dekan FTI UMI, Zakir Sabara (kanan)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MuRI). FTI mencetak rekor sebagai perguruan tinggi pertama yang menghasilkan insinyur dari program profesi insinyur.

Pemberian penghargaan itu diberikan di Hotel Four Points by Sheraton di Jalan Landak, Minggu (3/12/2017).

Dekan FTI-UMI, Zakir Sabara mengaku bangga atas prestasi yang dicapai oleh fakultas yang dipimpinnya tersebut. Sebelumnya, program studi program profesi insinyur (PSPPI) fakultas teknologi industri UMI berhasil melaksanakan rangkaian proses program profesi dan meluluskan 23 orang Insinyur Pertama di Indonesia pada tanggal 7 Mei 2017 dalam suatu prosesi Wisuda di UMI. 

Dua hari sebelum penyerahan Rekor MURI ini (1/12/2017) sebanyak 108 insinyur baru dari Program Profesi Insinyur FTI UMI telah diambil sumpahnya, sehingga melengkapi jumlah insinyur menjadi 131 insinyur. Dan sementara ini masih terbanyak dari 40 perguruan tinggi negeri/swasta yang mendapatkan mandat dari pemerintah untuk menjalankan amanat UU Nomor 11 Tahun 2014.
 

"Saya sangat bersuka cita dan mengaku bangga atas prestasi yang telah kami dapatkan. Saya berterima atas capaian kerja keras seluruh pemangku kepentingan program profesi insinyur," ujar Zakir.

Pemberian rekor ini sekaligus mengukuhkan Program Profesi Insiyur FTI UMI sebagai penghasil jumlah insinyur terbanyak dari 40 PTN/PTS yang mendapatkan mandat dari pemerintah untuk menjalankan amanat UU No 11 Tahun 2014 yang point pentingnya adalah Program Profesi Insinyur. 

Sebelumnya, pada 1 Desember lalu, FTI-UMI juga telah menyumpah 108 Insinyur baru dari Program Profesi Insinyur tersebut. 

Piagam penghargaan rekor MURI sendiei diserahkan langsung oleh Senior Manager MURI Yusuf Ngadri kepada Dekan FTI UMI, Zakir Sabara pada Prosesi Wisuda, 3 Desember 2017 di hadapan lebih dari 2.200 wisudawan. 

Piagam Penghargaan rekor juga diberikan kepada Rektor Universitas Muslim Indonesia Prof Masrurah Mokhtar  dan Ketua Yayasan Wakaf UMI Mokhtar Noor Jaya. 

Tags