Selasa, 28 November 2017 16:48 WITA

Bosowa Semen-FT Unhas Gelar Kompetisi Teknik Industri Tingkat Nasional

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Bosowa Semen-FT Unhas Gelar Kompetisi Teknik Industri Tingkat Nasional

RAKYATKU.COM, MAROS - Fakultas Teknik Industri Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kompetisi teknik industri bertajuk Constrain 2017, Selasa (28/11/2017). 

Pada event tersebut Unhas menggandeng Bosowa Semen untuk menyukseskan event kompetisi Teknik Industri pertama di Makassar ini. 

Sekretaris Departemen TI Bidang Kemahasiswaan Unhas, Syaiful, mengatakan, Constrain adalah kompetisi untuk mahasiswa jenjang S1 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri FT Unhas, yang digelar tingkat nasional bertema "Good System for Good Manufacturing".

Selain itu, Constrain menjadi wadah penerapan kompetensi/keilmuan teknik industri dalam menyelesaikan permasalahan industri. Bukan hanya sebatas memenangkan perlombaan, tetapi juga berbagi ilmu pengetahuan sesama mahasiswa Teknik Industri dari berbagai daerah di Indonesia. 

"Secara nasional kita kedatangan peserta dari ITB, ITS, UGM, Universitas Andalas, dan Unhas sendiri. Ini yang telah lolos babak seleksi tahap pertama. Karena kita punya tiga tahapan, di seleksi awal pesertanya 29 tim namun mengerucut menjadi 9 tim yang tersisa. Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp15 juta," ujarnya. 

Syaiful menambahkan, di hari kedua (kemarin), finalis juga dihadapkan 
pada sebuah masalah nyata yang dihadapi PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen). 

Dalam kesempatan itu, Bosowa memaparkan profil dan masalah 
yang dihadapi, tiap tim akan diberikan data-data pendukung yang berkaitan dengan permasalahan untuk diselesaikan. Untuk lebih mengetahui permasalahan, peserta diberikan kesempatan visitasi ke plant site.

Setelah sesi visitasi, mereka diberikan waktu untuk menyusun rekomendasi-rekomendasi dalam menghadapi permasalahan tersebut, dengan menggunakan pendekatan keilmuan Teknik Industri yang dilaksanakan Bosowa Semen. 

Dalam proses pengerjaan, para peserta diperbolehkan untuk menggunakan referensi secukupnya (hanya buku dan jurnal cetak). Selain itu, peserta juga diperkenankan menggunakan software pendukung. Hasil pekerjaan peserta disusun dalam bentuk dokumen word dan power point. Setelah itu, peserta akan mempresentasekan hasil pekerjaan di depan juri yang terdiri atas dosen dan pihak Bosowa Semen. 

Managing Director Bosowa Semen, Rachmat Kaimuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari kerjasama strategis antara Bosowa Semen dengan Teknik Industri Universitas Hasanuddin, yang telah ditandatangani pada September 2017 lalu. 

‌"Kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami untuk turut serta membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi," ujarnya.