Jumat, 24 November 2017 15:51 WITA

Tak Lolos Tes, SK Guru Honorer di Sulsel Dicabut

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Tak Lolos Tes, SK Guru Honorer di Sulsel Dicabut
Irman Yasin Limpo alias None.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel telah memberikan SK Pengangkatan bagi tujuh ribu guru honorer tingkat SMA/SMK. Meski demikian, SK ini bisa gugur jika guru yang bersangkutan tidak lolos tes.

Rencananya, Disdik Sulsel akan menggelar tes bagi tujuh ribu guru honorer ini di tahun 2018. "Kita akan uji kemampuannya. Jadi pemberian SK ini tidak akan bertambah. Justru berpotensi berkurang jika ada yang tidak lulus tes," kata Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, Jumat (24/11/2017).  

Irman menegaskan, tes ini sebagai pembuktian apakah yang bersangkutan layak diberi SK itu. "Tapi saat ini bagaimana kita  berikan dulu SK tapi kalau di perjalanan dianggap tidak maksimal yah," sambung pria yang akrab disapa None ini.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel telah mengeluarkan SK untuk 7.000 honorer guru SMA/SMK Se Sulsel. Honorer ini diberikan SK sebagai asisten guru di tempat mengajar masing-masing atau pengangkatan jam mengajar.

Guru honorer yang telah diberikan SK tersebut akan diupah sesuai hitungan jam mengajarnya. Yaitu Rp 10 Ribu per jam. Akan tetapi jam mengajar untuk guru honorer ini tidak diperbolehkan melewati jam mengajar guru PNS. 

Sementara alokasi pemberian gaji terhadap guru honorer ini, diambil dari APBD, Dana BOS dan sertifikasi.