Kamis, 23 November 2017 23:33 WITA

Begini Aksi Festival Teater Mahasiswa Indonesia ke XIII

Editor: Adil Patawai Anar
Begini Aksi Festival Teater Mahasiswa Indonesia ke XIII

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bengkel Sastra (Bestra) Universitas Negeri Makassar (UNM), menggelar Festival Teater Mahasiswa Indonesia (FTMI) yang XIII se-Sulselbar, di Gedung Auditorium Ammanagappa UNM, Jalan Raya Pendidikan Makassar, Kamis (23/11/2017).

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, Dr Syarifuddin Dolla mengatakan, festival ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan tali silaturahmi, khususnya bagi para pecinta seni di kawasan Sulselbar.

"Festival ini juga bagian dari pelestarian budaya, sehingga hubungan silaturahmi antar pelaku seni dapat terjalin dengan baik," ujarnya.

Ia berharap, dengan dibukanya festival teater ini, masyarakat luas khususnya mahasiswa dapat turut berpartisipasi dengan menyaksikan pertunjukan teater dari beberapa perguruan tinggi di wilayah Sulselbar.

Begini Aksi Festival Teater Mahasiswa Indonesia ke XIII

Sementara Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan, penyelenggaraan ajang festival ini memberikan progres dan kemajuan dalam dunia teater di Sulselbar.

"Seperti yang kita lihat, disini sudah ada berbagai macam benda yang tentunya membuat kita bertanya-tanya, ini menunjukkan titik kreativitas mahasiswa sudah semakin berkembang," tuturnya.

Menurutnya, Bengkel Sastra adalah salah satu lembaga kesenian mahasiswa yang cukup dikenal masyarakat dan memiliki kontribusi terhadap perkembangan kebudayaan dan kesenian Kota Makassar. Ia pun berharap, dengan adanya festival ini kualitas berkesenian mahasiswa akan semakin baik.

"Mari kita sukseskan festival ini, dengan harapan kedepannya, semakin banyak masyarakat yang bisa mencintai seni teater," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Festival yang diikuti oleh ratusan peserta ini akan berlangsung selama satu minggu dimulai pada 23 hingga 29 November mendatang. Dimana, para peserta tersebut berasal dari 17 lembaga kesenian dari beberapa kampus se- Sulawesi Selatan dan Barat. 

Selain itu, Ajang yang mengangkat tema "Rupa Tau" ini juga menghadirkan beberapa dewan juri yang berkompeten di bidangnya baik dari segi artistik, keaktoran, dan penyutradaraan seperti, Yusef Muldiyana, Ramdhani Mangku Alam, Yudistira Sukatanya, Hamrin Samad, dan Sukmasilanan.

Tak hanya pentas teater, pihak penyelenggara juga telah menyediakan puluhan booth makanan, fashion, kecantikan, aksesoris, dan masih banyak lagi.

Tags