Rabu, 22 November 2017 17:45 WITA

Unismuh Makassar Tularkan Budaya Indonesia Pada Mahasiswa Asing

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Unismuh Makassar Tularkan Budaya Indonesia Pada Mahasiswa Asing

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tahun ajaran 2017, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menerima dua mahasiswa asing, dari program Darmasiswa Republik Indonesia. Kedua mahasiswa tersebut ialah, Surya (Nama Indonesia) asal China dan Susan Pelle asal Hungaria.  

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh, Erwin Akib mengatakan, kedua pelajar/mahasiswa ini telah menjalani masa pendidikan di Unismuh kurang lebih tiga bulan, dengan masa pendidikan selama satu tahun.

Ia mengungkapkan, program Darmasiswa tersebut merupakan program yang diselenggarakan oleh pemerintah, dengan memberikan beasiswa bagi pelajar atau mahasiswa asing dari berbagai negara, untuk belajar bahasa, seni dan budaya. 

"Hanya ada 55 perguruan tinggi di Indonesia yang menjadi destinasi dalam program ini, salah satunya Unismuh. Dalam hal ini, mereka sendirilah yang memutuskan perguruan tinggi mana yang akan dijadikan tempat untuk belajar," jelasnya, Rabu (22/11/2017).

Program Darmasiswa ini, kata Erwin, pertama kali diselenggarakan pemerintah pada tahun 1974. Unismuh Makassar sendiri melaksanakan program tersebut mulai tahun 2006. Dimana, Unismuh merupakan perguruan tinggi pertama yang menjadi destinasi program Darmasiswa di Kawasan Indonesia Timur.

"Sudah sekitar 100 alumni mahasiswa/pelajar dari program Darmasiswa di Unismuh. Di sini, baru tiga bulan saja, biasanya mereka mulai lincah  menggunakan bahasa Indonesia," terangnya.

Ia pun berharap, dengan keberadaan program Darmasiswa di Unismuh, pihaknya dapat terus memberikan wawasan dan pengetahuan terkait bahasa, seni, serta berbagai macam budaya yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.

"Semoga, Unismuh terus memberikan kontribusi yang besar dalam program ini (Darmasiswa), sehingga akan semakin banyak mahasiswa/pelajar yang akan membawa informasi tentang nilai-nilai budaya daerah kita," harapnya.