Minggu, 19 November 2017 14:09 WITA

UIT Gelar Seminar dan Workshop Internasional

Editor: Andi Chaerul Fadli
UIT Gelar Seminar dan Workshop Internasional

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Universitas Indonesia Timur (UIT) menggelar seminar dan workshop dengan tema "One Action Towards A Healthy Indonesia", di Ball Room Graha Pena Fajar, Minggu (19/11/2017). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Assisten Prof. Pratuma Rithpho, dari Naresuan University Thailand, dan Dr. Yanti dari STIKes Estu Utomo Boyolali, Dr Iin Inayah dari STIKes Jenderal Achmad Yani Cimahi, dan Yulia Yusrini Djabir dari Universitas Hasanuddin

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan UIT dengan Rimatajang Institute Indonesia. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 600 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Rektor UIT, Prof Muhammad Basri Wello, dalam sambutannya mengatakan, seminar dengan pembicara berkualitas, terlebih dalam skala internasional adalah kesempatan baik bagi para peserta, untuk memanfaatkan setiap pemaparan materi dengan baik.

"Pengetahuan yang diterima hari ini dapat diaplikasikan nantinya, saat kembali ke unit kerja masing masing," ujarnya.

"Melalui perbandingan antara profesi kesehatan di Thailand dan Indonesia, kita bisa mengambil manfaat dalam kegiatan kita, usai seminar nanti. Momentum seminar internasional ini adalah ajang menempatkan UIT dalam Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memiliki komitmen baik," tambahnya. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Keperawatan UIT, Prof. Nadjib Bustan mengatakan, seminar internasional ini, hanya satu bagian dari komitmennya dalam membangun sistem kinerja akademik, sebagai budaya kampus yang bermanfaat bukan hanya bagi mahasiswa dan dosen, melainkan juga bagi masyarakat secara keseluruhan.

"Kegiatan seminar ini didahului workshop penelitian, yang kami gelar di kampus 5 UIT, Sabtu 18 November kemarin," ujar Prof Najib.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Ade Putra Ardiansyah, menyebutkan selain workshop, seminar internasional, juga dilakukan penyerahan draft Memorandum of Understanding (MoU) antara UIT, dengan sejumlah universitas mitra baik dalam negeri maupun luar negeri.

Humas dan Kerjasama UIT, Zulkarnain Hamson mengungkapkan, MoU yang kini tengah menjadi prioritas bagi institusinya adalah yang mampu memberikan ruang gerak seluas mungkin dalam pencapaian kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

"UIT segera mengakhiri 2017 dengan membukukan sekira 15 MoU, baik sesama institusi pendidikan tinggi, maupun institusi pemerintah, maupun swasta," ujar Zul.
 

Tags