Minggu, 12 November 2017 11:25 WITA

Pelajar SMP Se-Kabupaten Sinjai Belajar Jurnalistik

Editor: Fathul Khair Akmal
Pelajar SMP Se-Kabupaten Sinjai Belajar Jurnalistik

RAKYATKU.COM, SINJAI - Sakhsiah Mutiara Isra, satu dari sekian banyak peserta yang paling antusias mengikuti palatihan jurnalistik yang diselenggarakan Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) di Hotel Sinjai, Sabtu (11/11/2017) kemarin. 

Sakhsiah saat ini masih duduk di kelas XI MTs Darul Falah Bikeru, Kacamatan Sinjai Selatan. Ia barcita-cita menjadi jurnalis, alasannya karena jurnalis memiliki tugas mulia, dan memiliki peranan penting dalam menyampaikan kemerdekaan Republik Indonsia.

"Saya sangat baruntung sekolah mengutus saya mengikuti kegiatan ini, menimbah ilmu jurnalistik yang jarang ditemui utamanya di sekolah kami. Saya sangat suka menulis, saya ingin seperti wartawan yang ada di tv membacakan berita," ungkapnya.

Bersama puluhan temannya yang datang dari 3 sekolah di Sinjai, mereka menarima materi dari jurnalis Kompas TV Muhammad Shalih, Jurnalis Rakyatku.com, dan produser Sinjai TV.

Kepala Dinas Pandidikan Kebupatan Sinjai, Syamsuddin Umar menuturkan, kegiatan ini diharap menjadi bahan filter bagi mereka, utamanya pelajar di Sinjai yang dikepung dengan era media sosial. 

Pelajar SMP Se-Kabupaten Sinjai Belajar Jurnalistik“Lebih dari itu, kami nenuntut para palajar kita labih memiliki etika dan moral dalam menulis, karena tulisan itu menunjukkan jati diri kita. Palajar jauh labih bisa membuat tulisan tentang prestasinya, prastasi sekolahnya lalu diunggah di media sosial atau ditempel di mading masing-masing sekolah," ungkapnya saat membuka acara secara resmi.

Khususnya di Kabupaten Sinjai, Syamsuddin Umar mengaku prihatin karena tingkat kesadaran masyarakat membuat postingan-postingan positif masih rendah. Kebanyakan menggunakan media sosial lebih menonjolkan kehidupan pribadi mereka, bahkan membuat postingan yang merugikan orang lain.

"Anak-anaku yang hadir hari ini menjadi duta di sekolah, dan lingkungannya. Sebarkan pengaruh baik dalam memposting informasi," tutupnya.

Selain materi dasar jurnalistik, peserta juga dibekali teknik pengambilan gambar dan video yang layak untuk dijadikan sebagai berita.