Selasa, 07 November 2017 15:30 WITA

Rektor UMI Tekankan Budaya Disiplin Pada Tenaga Pengajar

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Rektor UMI Tekankan Budaya Disiplin Pada Tenaga Pengajar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) UMI, menggelar Pelatihan Pembelajaran Aktif Angkatan III, di ruang rapat LP2S, Gedung Menara UMI, Selasa (7/11/2017).

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Rektor UMI, Prof Masrurah Mokhtar, didampingi oleh Ketua LP2S UMI, Prof Hambali Thalib dan dihadiri 33 dosen tetap UMI.

Dalam sambutannya, Prof Masrurah mengatakan, budaya disiplin harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terkhusus bagi tenaga pengajar. Budaya disiplin ini harus dijalankan, tetapi harus berawal dari kita sendiri, kemudian diterapkan kepada mahasiswa. 

"Untuk membangun semangat belajar, membangun keingintahuan mahasiswa harus diawali dengan disiplin, disiplin mengajar dan datang tepat waktu, jadi kita harus memberikan contoh," ujarnya.

Ia menambahkan, metode pembelajaran sekarang terus mengikuti perkembangan zaman. Jadi, bukan waktunya lagi seorang dosen hanya memberi atau menyampaikan materi kuliah secara monoton, tetapi juga harus memotivasi mahasiswa untuk aktif bertanya, sehingga terjadi dialog. 

Rektor UMI Tekankan Budaya Disiplin Pada Tenaga Pengajar"Untuk itu dosen juga harus banyak belajar karena dengan kecanggihan teknologi dan terbukanya informasi, tidak menutup kemungkinan mahasiswa lebih banyak tahu dibanding dosennya," paparnya. 

"Jadi ini merupakan tantangan bagi dosen untuk lebih giat belajar sebelum mengajar. Mudah-mudahan setelah mengikuti pelatihan ini, berbagai inovasi akan muncul sehingga proses belajar mengajar di kelas semakin berkualitas dan profesional," tambah Prof Masrurah.

Sementara itu, Ketua LP2S UMI Prof Hambali mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas dosen. Karena menurutnya, jenjang pendidikan seorang dosen tidak bisa dijadikan ukuran untuk bisa mengajar dengan baik, karena masih banyak dosen yang belum maksimal dalam mentrasfer ilmunya kepada mahasiswa. 

"Melalui pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan, sehingga hasilnya maksimal dan dapat terkoneksi dengan baik kepada peserta didik, yaitu mahasiswa," harapnya.

Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari, dengan menghadirkan pemateri handal, diantaranya Prof Syahnur Said, Prof Aris Munandar, Dr Abdul Saman, Dr Farida Aryani, Dr Andi Bunyamin, Dr M Rais.