Rabu, 25 Oktober 2017 20:49 WITA

Calon Rektor Unhas yang Ikuti Tes Kesehatan pada November

Editor: Almaliki
Calon Rektor Unhas yang Ikuti Tes Kesehatan pada November
Universitas Hasanuddin

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Majelis Wali Amanat Unhas (MWA) menetapkan enam bakal calon rektor Unhas yang memenuhi syarat untuk ikut pada tes selanjutnya. Hal ini disampaikan oleh Humas Unhas, Ishaq Rahman, dalam keterangan tertulisnya usai MWA menggelar rapat internal, Selasa (24/10/2017).

"Ada enam bakal calon rektor Unhas periode 2018-2022 yang dinyatakan memenuhi syarat oleh MWA,"sebut Ishaq, Rabu (25/10/2017).

Keenam nama ini merupakan Prof Dwia, Prof Abrar Saleng, Prof Hamka Naping, Prof Yunus Zain, Dr Muh. Ramli dan seorang dosen Kopertis IX, Dr Ikram Idrus. 

Keenam nama ini selanjutnya akan menjalani tes pemeriksaan kesehatan (berlangsung pada minggu kedua bulan November), psikotest oleh lembaga independen dari Jakarta (minggu ketiga bulan November), dan pemaparan visi misi di hadapan civitas akademika Unhas pada 29 november 2017.

Jadwal ini sesuai dengan keputusan rapat internal Panitia Pemilihan Rektor Unhas yang telah digelar pada Rabu (25/10/2017) siang tadi. 

Ishaq menjelaskan, pemaparan visi misi ini nantinya akan berlangsung terbuka, di mana setiap bakal calon akan diminta mempresentasikan gagasan-gagasan mereka untuk mengembangkan Universitas Hasanuddin sesuai target-target yang telah dirumuskan dalam Rencana Pengembangan (RP) 2030.

Materi paparan para bakal calon minimal mengandung unsur: Visi kepemimpinan, tujuan, strategi dan arah kebijakan, serta program strategis yang akan dijalankan jika terpilih sebagai Rektor Unhas 2018–2022.

"Panitia juga telah mempersiapkan tiga orang panelis yang berasal dari internal Unhas, di mana nama-nama panelis ini akan diumumkan ke publik setelah memperoleh konfirmasi kesediaan masing-masing," imbuhnya.

Selain para panelis, panitia juga berencana untuk mengundang pelbagai pemangkukepentingan, di mana dalam forum ini para peserta yang hadir dapat mengajukan pertanyaan kepada bakal calon. Para pemangkukepentingan yang diundang termasuk ketua-ketua ikatan alumni, baik level universitas, fakultas, maupun program studi.