Selasa, 24 Oktober 2017 22:39 WITA

Nurdin Abdullah Tak Punya Hak Suara di Pilrek Unhas

Editor: Fathul Khair Akmal
Nurdin Abdullah Tak Punya Hak Suara di Pilrek Unhas
Nurdin Abdullah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua panitia seksi pendaftaran bakal calon rektor Unhas, Prof Nasaruddin Salam mengatakan, nama-nama anggota senat akademik yang akan menyeleksi calon rektor Unhas sebelum dipilih Majelis Wali Amanat.

Ia mengungkapkan, bahwa anggota senat akademik terdiri dari 25 anggota ex-officio, ditambah 60 orang utusan Fakultas dan 4 orang pengelola PTN-BH. 

"60 itu terdiri dari setiap fakultas mengirim 4 orang, lalu dikali 14 (jumlah fakultas di Unhas) jumlahnya itu 56. Lalu ada pengelola PTN-BH itu, jumlahnya ada 4 orang," ungkapnya.

Prof Nasaruddin menyebutkan, bahwa nama-nama anggota senat akademi utusan fakultas sudah ada. Nama-nama ini dipilih oleh senat fakultas masing-masing. Dari nama yang dipilih itu, Nasaruddin mengungkapkan tidak semua guru besar atau yang bergelar professor, diutus sebagai anggota senat akademik dalam pemilihan rektor nanti. 

Ia merinci, jumlah professor di Unhas sudah lebih 200, sedangkan yang diutus hanya 60 orang, selain Dekan. 

Nurdin Abdullah Tak Punya Hak Suara di Pilrek UnhasBegitupun halnya dengan Prof Nurdin Abdullah. Menurut Prof Nasaruddin, Nurdin Abdullah sudah tidak memiliki hak suara lagi dalam urusan birokrasi Unhas. Ia mengatakan, sejak menjadi Bupati Bantaeng, Prof Nurdin Abdullah sudah tidak mendapat bagian lagi di struktur birokrasi Unhas. 

"(Nurdin Abdullah) tidak masuk. Kan selama ini beliau sudah tidak aktif lagi, kan sudah jadi Bupati (Bantaeng)," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Prof Nasaruddin Salam mengungkapkan bahwa sebelum dipilih oleh Majelis Wali Amanat, bakal calon rektor akan dipilih oleh Senat akademik Unhas untuk menetapkan tiga nama yang akan dipilih MWA. Saat ini, sudah ada enam yang resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor Unhas periode 2018-2022.