Senin, 23 Oktober 2017 18:47 WITA

Memalak Junior, Oknum Mahasiswa Hukum UMI Disanksi

Editor: Fathul Khair Akmal
Memalak Junior, Oknum Mahasiswa Hukum UMI Disanksi
Korban tawuran UMI, mendapat perawatan medis, Rabu (18/10/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pihak Universitas Muslim Indonesia (UMI) memberikan sanksi berupa teguran keras kepada salah satu mahasiswa Fakultas Hukum.

Pemberian teguran keras tersebut, menurut Wakil Rektor III UMI, ‎Prof Abdul Gani lantaran tindakan yang dilakukan itu mengganggu sistem perkuliahan dalam kampus.

"Teguran keras diberikan karena tindakan yang dilakukan sudah mengganngu perkuliahan," ungkap Gani yang dikonfirmasi, SePihak Universitas Muslim Indonesia (UMI) memberikan sanksi berupa teguran keras kepada salah satu mahasiswa Fakultas Hukum.nin (23/10/2017).

Ia menyebut, oknum mahasiswa tersebut meminta uang secara paksa alias memalak juniornya sesama fakultas hukum. Aksi meminta uang itu, diduga menjadi penyebab keributan di kampus UMI beberapa hari lalu. 

Baca Juga: Mahasiswa UMI Tawuran, Suasana Kampus Memanas

Terkait teguran keras tersebut, akan ditingkatkan lagi jika mahasiswa yang bersangkutan mengulangi perbuatannya.

"Teguran keras dulu, jika nanti diulangi lagi, maka akan dilakukan sanksi berat yakni dengan mengembalikan kepada orang tuanya. Kita pake istilah dikembalikan ke orang tuanya, bukan DO," tambah Gani.

Sebelumnya, kampus UMI kembali memanas pada Selasa (17/10/2017) lalu lantaran terjadi perkelahian antara sesama mahasiswa Fakultas Hukum. perkelahian tersebut dipicu oleh aksi palak yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2013 ke mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2016. 

"Juniornya tidak terima dipajak-pajak oleh seniornya," ungkap Gani pasca kejadian perkelahian beberapa waktu lalu saat ditemui di kampus UMI.

Sementara itu, Muh Kasbillah, usai perkelahian itu menyebut mengenal Vian, seniornya yang sebelumnya minta uang kepadanya. Ia mengaku diserang sehari setelah ia menolak memberikan uang saat dipalak.

"Saya sendiri waktu diserang, yang serang temannya yang palak saya, tapi dia (vian) tidak ada," ungkap Kasbillah saat itu.