Jumat, 20 Oktober 2017 23:54 WITA

Ikram Idrus Ingin Permantap Posisi Unhas di Mata Internasional

Editor: Almaliki
Ikram Idrus Ingin Permantap Posisi Unhas di Mata Internasional
Ikram Idrus

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Salah satu kandidat bakal calon rektor Unhas, Dr. Muhammad Ikram Idrus mengungkapkan alasannya maju pada pemilihan rektor Unhas yang akan digelar pada tahun 2018 mendatang. 

Menurutnya, ia memiliki visi yang sama dengan Unhas, sebagai universitas yang sedang menuju sebagai universitas bertaraf Internasional.

Ia ingin mewujudkan Unhas sebagai salah satu kampus yang sehat dan terpandang, baik di tingkat nasional maupun internasional. Serta meningkatkan manajerial kampus di lingkup internal dan memperkuat kerja sama baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. 

"Saya secara  pribadi menjadikan ini suatu integritas untuk bisa terpandang (kampus Unhas) dan berbicara paling tidak untuk wilayah Asia. Tentunya dengan pengalaman-pengalaman yang saya miliki," ujar Ikram Idrus, usai menyerahkan berkas pendaftarannya di panitia pemilihan rektor Unhas, Jumat (20/10/2017).

Meski satu-satunya calon rektor yang tidak berasal dari lingkup internal Unhas, tetapi Dr. Muhammad Ikram Idrus bukanlah orang baru di kampus merah ini. Ia tercatat pernah menjadi mahasiswa S1 Unhas. Bahkan pendidikan Magister dan Doktoral-nya, diselesaikan di Unhas. 

Ia pernah menjadi dosen Unismuh kemudian sempat menjadi wakil rektor dan rektor di salah satu perguruan tinghi swasta. Selain itu, ia sempat beberapa kali menjadi konsultan manajerial di perusahaan-perusahaan dan instansi pendidikan. Saat ini ia menjabat sebagai Dosen Kopertis IX. 

"Kalau saya masuk di Unhas, paling tidak saya bisa meramaikan, paling tidak membuat suasana berbeda, karena saya berasal dari luar perguruan tinggi negeri," imbuhnya. 

Ikram mengakui, sejak tamat S1, ia tetap memantau perkembangan Unhas. Sedikit banyak ia tahu tentang Unhas. Saat pemaparan visinya, ia menyoroti peringkat Unhas yang masih berada di peringkat ratusan dalam lingkup kampus Internasional. Kalau ia terpilih sebagai rektor, ia akan fokus untuk meningkatkan peringkat Unhas lebih tinggi lagi. 

"Untuk mencapai itu, ya perlu kematangan lagi. Itu yang saya jadikan visi untuk maju di Unhas ini. Selain itu, saya tidak menganggap diri saya orang lain di Unhas ini," pungkasnya.

Sebelumnya, panitia pemilihan rektor Unhas sudah menerima enam nama bakal calon rektor yang siap maju pada pemilihan rektor Unhas 2018 mendatang. Perubahan status Unhas sebagai PTN-BH membuat siapapun bisa menjadi rektor Unhas, tidak hanya dari lingkup Unhas itu sendiri. 

Dr. Muhammad Ikram Idrus merupakan satu-satunya calon yang berasal dari luar kampus merah tersebut.