Sabtu, 23 September 2017 18:18 WITA

Mahasiswa FK UMI Bahas Penyakit Paru dan Lupus

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Mahasiswa FK UMI Bahas Penyakit Paru dan Lupus

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Clinical Education Unit (CEU) Fakultas Kedokteran UMI kembali menggelar Seminar Ilmiah, Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) Mahasiswa Program Profesi Dokter (MPPD), Sabtu (23/9/2017). 

Seminar yang rutin dilakukan setiap pekan ini, kali ini mengangkat tema dari bagian penyakit paru dan lupus. Pada sesi pertama dibahas mengenai penyakit paru utamanya penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) dan dibawakan oleh dr. Edward Pandu.  

Sedangkan pada sesi kedua, materi yang dibawakan mengenai penyakit lupus yang paling umum menyangkut manusia yaitu SLE. Materi ini dibawakan oleh dr. Prema Hapsari. 

"SLE adalah tipe yang paling umum Lupus. SLE dapat mempengaruhi banyak bagian tubuh termasuk sendi, kulit, ginjal, paru-paru, hati, pembuluh darah, sistem saraf, darah, dan otak.  SLE biasanya berkembang pada orang antara usia 15 dan 44 tahun," kata Prema Hapsari.

Mahasiswa FK UMI Bahas Penyakit Paru dan Lupus

Bertindak sebagai moderator, dr Abdul Mubdi mengatakan, materi ini sangat menarik karena mahasiswa dapat mengetahui penanganan rehabilitasi medik, yang merupakan salah satu bagian penting dalam ilmu kedokteran.

Seminar rutin ini diikuti oleh sekitar 200-an orang dokter muda Fakultas Kedokteran UMI. Dari tempat tugas di rumah sakit masing-masing, lalu mereka semua berkumpul setiap Sabtu untuk mengikuti seminar tersebut.

Dekan Fakultas Kedokter UMI, Prof. Syarifuddin Wahid mengatakan, seminar ini wajib dihadiri oleh semua coass dengan sistem absensi finger print. 

"Seminar ini berguna untuk mereka pada saat ujian kompetensi dokter nantinya, dimana materi-materi yang disajikan pada seminar adalah merupakan kompetensi dokter umum yang sering diujikan pada soal-soal ujian kompetensi dokter," ungkap Syarifuddin Wahid.