Selasa, 05 September 2017 11:53 WITA

Pemogokan Ratusan Guru Honorer di Sinjai Tak Berdasar Hukum

Editor: Almaliki
Pemogokan Ratusan Guru Honorer di Sinjai Tak Berdasar Hukum
Ilustrasi belajar / Courtessy: Muhaimin

RAKYATKU.COM, SINJAI - Sebanyak 272 orang tenaga guru honorer di Kabupaten Sinjai yang terdapat di 14 SMA, 4 SMK, dan 1 SLB Negeri di sembilan kecamatan di Kabuapaten Sinjai, masih mogok mengajar hingga hari ini, Selasa (5-9-2017).

Aksi mogok ini lantaran mereka menuntut gaji honorer mereka, untuk segera dibayarkan sejak Januari 2017 lalu oleh pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel.

Zainuddin, koordinator aksi mogok mengungkapkan, jika pihaknya tidak akan turun mengajar selama belum ada pembayaran gaji honorer mereka.

Menanggapi aksi mogok tersebut, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel untuk Kabupaten Sinjai, Andi Mappi mengungkap, jika selama ini tidak ada dasar hukum yang mengatur guru honorer untuk digaji seperti tenaga kontrak lainnya yang telah di SK-kan.

"Saat pertama mereka masuk mengajar, memang di tanda tangan kontrak itu, hanya sebagai tenaga sukarela, artinya pihak sekolahlah yang menentukan berapa-berapa yang harus dibayarkan," ungkapnya.

Sumber dana untuk gaji para honorer ini, menurut Mappi, berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maksimal 15 persen. Namun hal tersebut menurutnya juga tidak bisa menutupi keseluruhan tenaga honorer.