Selasa, 08 Agustus 2017 09:06 WITA

Video: Serka Darwis Bertaruh Nyawa demi Anak Desa Menuntut Ilmu

Editor: Mulyadi Abdillah
Sumber Foto: Instagram Kodam Hasanuddin

RAKYATKU.COM - Inilah perjuangan anak-anak di salah satu desa di Kecamatan Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara demi menuntut ilmu.

Mereka rela bertaruh nyawa melintasi sungai yang beraliran deras dengan duduk di atas papan yang menggantung pada seutas tali. Papan mungil itu cuma bisa menampung tiga sampai empat orang sekali menyeberang sungai. 

Adalah Serka Muh. Darwis yang membantu para pelajar setempat menyeberang sungai. Darwis seorang Prajurit Kodam Hasanuddin, Babinsa dari Koramil 1412-03 Lasusua, Kolaka.

Kepedulian Darwis menuai pujian dari netizen. "Mantap nDan! Terima kasih sudah membantu n melindungi anak2 kita," tulis yomapreston di psotingan akun Instagram Kodam Hasanuddin.

Inilah prajurit Hasanuddin di Korem Kendari dengan segala daya upaya membantu anak-anak sekolah menyebrangi sungai yang deras demi masa depan generasi pelanjut cita-cita bangsa #denjaka #denbravo #tniau #kopassus #kopaskhas #army #indonesianphotographer #indonesianarmy #tnipolri #pararaider #marinir #menuniform #cintaabdinegara #akmil #akpol #nkri #pen7wrb #instagoods #photography #like4follow #tnipolri #tni #tnial?? #akmil #akpol #kowad #polwan #abdinegara #agussb_84 #alutsista @moekito #masasma #regrann #komunitas_hijab_indonesia

Sebuah kiriman dibagikan oleh kodamhasanuddin (@kodam.hasanuddin) pada

Sungai ini bernama Ranteangin yang memisahkan Desa Tinukari, Kecamatan Ranteangin dan Desa Maroko, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara. 

Tak cuma anak sekolah. Alat penyeberangan itu jua kerap digunakan ibu-ibu dan petani.

Ketinggian gantungan tali yang menjadi jalur penyeberangan dari permukaan air sekira 7 meter. Saat musim kemarau, kedalaman air sungai sekira 2 meter, sedangkan saat musim hujan, ketinggian air bisa mencapai 6 meter.