Sabtu, 17 Juni 2017 12:54 WITA

CITIZEN REPORT

FEB Unhas Gelar FGD Dilanjutkan Buka Puasa

Editor: Sulaiman Abdul Karim
FEB Unhas Gelar FGD Dilanjutkan Buka Puasa
Focus Group Discussion FEB Unhas.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Salah satu indikator keberhasilan pendidikan pada perguruan tinggi adalah sejauh mana lulusan dapat memenuhi harapan dari industri atau dunia kerja.

Tracer study atau studi penelusuran pengguna alumni merupakan salah satu tools memperoleh feedback sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan kurikulum dan model pembelajaran di perguruan tinggi.

"Kami mengadakan tracer study pengguna alumni ini untuk mengetahui apa ekspektasi para pengguna lulusan, bagaimana relevansi kompetensi lulusan terhadap user, sehingga ada keterkaitan antara dunia kerja," ujar Dr Nurdjannah Hamid, SE,M.Agr, ketua Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.

Hadir beberapa perwakilan pimpinan perusahaan dan instansi yang sengaja di undang khusus untuk mengikuti kegiatan FGD (Focus Group Discussion) ini. Mereka yang hadir antara lain Faisal Syam (Direktur Harian Fajar), Ida Mulyani (PT EPFM), Syaifullah A (Bank Sulselbar), Gita Meina Amelia (Garuda Indonesia Region 4), Irwan Aprianto (Bank Rakyat Indonesia), Rusdi Hidayat (Direktur PT Masagena Distribusi Indonesia), Novryanto (TVRI Sulsel), Rusli Siri (Wadir Harian Upeks). 

Acara ini diselenggarakan di Maxone Hotel, Jalan Taman Makam Pahlawan Makassar. Dilanjutkan dengan buka puasa bersama bagi civitas departemen manajemen FEB Unhas.
 
Dalam diskusi yang dipandu oleh Shinta Dewi Sugiharti Tikson, SE.,M.Mg ini terungkap bahwa dunia kerja membutuhkan lulusan yang memiliki sikap yang dinamis (luwes), mampu beradaptasi dengan cepat karena dimasa kini beban pekerjaan dituntut untuk itu. Kebutuhan akan lulusan yang tidak hanya menguasai konsep-konsep teoritis saja namun hal-hal yang sifatnya aplikatif.

Hal lain lulusan yang memiliki kemampuan bekerjasama yang baik, kreatif, dan berinisiatif serta memiliki keahlian komunikasi yang bagus sangat dibutuhkan bagi mereka.

Kedepan pula perguruan tinggi diharapkan membuat program pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa dibekali dengan pendidikan karakter, yang mengasah integritas dan etika kerja yang profesional.

Kemampuan berbahasa asing seperti Inggris adalah mutlak, dan diperlukan pula  kemampuan bahasa asing lainnya seperti bahasa mandarin, agar mampu memenuhi pasar dan investor dari negara tersebut.

Namun secara umum para pengguna alumni menilai baik terhadap kinerja lulusan alumni departemen manajemen feb unhas, khususnya masalah intgeritas, kompetensi bidang keilmuan, kemampuan berkomunikasi dan kemampuan bekerja hal ini ditunjukkan dari survey kuesioner yang diberikan kepada para pengguna.
 
Laporan: M.Nur

Tags