15 June 2017 12:45 WITA

Pemblokiran Dana Sertifikasi Guru di Bantaeng Dikecam

Editor: Almaliki
Pemblokiran Dana Sertifikasi Guru di Bantaeng Dikecam
Ilustrasi pendidikan

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Aktivis Angkatan Muda Yayasan Al-Falah (Amya) Bantaeng mengecam tindakan pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantaeng yang diduga telah memblokir tunjangan sertifikasi seorang guru di Madrasah Ibtidayah (MIS) Al Falah Pelanjong, bernama Hajerah. 

"Kan sebelumnya sudah masuk ke rekening guru tersebut," ucap Ketua AMYA Bantaeng Rusdi, Kamis (15/6/2017).

Perlu diketahui, Hajerah menerima sertifikasi sejak tanggal 6 Juni 2017 sebagai Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan masuk ke rekeningnya untuk bulan Januari, Februari dan Maret.

Tapi saat guru tersebut ingin menarik tunjangan tersebut, pihak bank menyampaikan bahwa dana sertifikasi tersebut telah diblokir.

Sementara saat Rakyatku.com mengonfirmasi ke Pihak Kemenag Bantaeng, Staff Bagian Sertifikasi Kemenag Bantaeng, Kalman Hakim mengatakan jika Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kemenag Bantaeng, Muh Baedawi sedang rapat.

Meski begitu Kalman mengakui kalau Hajerah diblokir dana tunjangan sertifikasinya. "Karena Ibu Hajerah tidak memenuhi persyaratan dan menyalahi juknis,  di antaranya tidak cukup rasio dan memalsukan data bahwa dilaporkan 15 siswa yang diajar, padahal hanya ada dua siswa di MIS Palanjong," paparnya.