17 February 2017 09:12 WITA

63 Apoteker Lulusan UMI Siap Ikut Uji Kompetensi

Editor: Vkar Sammana
63 Apoteker Lulusan UMI Siap Ikut Uji Kompetensi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Berbagai upaya terus dilakukan Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) untuk mengembangkan program studi (Prodi) profesi apoteker. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas para apoteker.

Menurut Dekan Farmasi UMI, Rachman Kosman, selain membuat kurikulum baru, di tahun 2017 ini ada sejumlah terobosan yang dilakukan, diantaranya melibatkan 63 alumni angkatan pertama prodi profesi apoteker UMI mengikuti uji kompetensi apoteker.

"Untuk lulusan profesi apoteker, mereka akan di uji secara nasional yang pelaksanaannya dilakukan Komite Farmasi Nasional (KFN). Kita harapkan anak-anak kita, yang lulus dalam uji kompetensi itu besar dan memuaskan," kata Rachman Kosman.

Untuk mencapai hasil yang memuaskan, pihaknya akan memberikan gambaran soal-soal yang akan keluar saat uji kompetensi apoteker. Soal tersebut pada umumnya berputar pada kasus yang ditemui di lapangan saat praktik.

"Karena soal-soal itu kita (dosen) yang buat, tapi akan diseleksi. Jadi soal itu dari dosen, kemudian tim review, selanjutnya diteruskan ke tingkat regional, dari regional ke nasional, dan soal itulah yang digunakan. Tapi kalau ada yang tidak memenuhi pada setiap tingkatan langsung dikembalikan untuk diperbaiki," jelasnya.

Meski demikian, menurut Rachman, pihaknya tidak memasang target yang tinggi untuk angka kelulusan, sebab uji kompetensi apoteker ini baru pertama kali diikuti alumni prodi profesi apoteker UMI.

''Karena kita inikan baru memulai dan pertama, belum mengetahui titik selanya uji kompetensi ini, makanya saya tidak pasang target yang tinggi. Tapi kalau bisa lebih dari target ya kenapa tidak, yang penting kita usaha dulu," pungkas.