Senin, 13 Februari 2017 21:45 WITA

Insentif Guru Honorer, Langkah Maju Pendidikan Kota Makassar   

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Insentif Guru Honorer, Langkah Maju Pendidikan Kota Makassar   

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid mengapresiasi komitmen Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto untuk memberikan insentif kepada guru honorer di Kota Makassar.

"Ini adalah langkah maju yang baik dan memang perlu diapresiasi. Karena bukan hanya insentif saja, tapi pak Wali juga berjanji akan memperjuangkan sertifikasi 1.800 guru honorer kita," kata Hamzah, Senin (13/2/2017).

Menurutnya, nasib guru honorer di Makassar memang harus jelas. Hal ini tentunya merupakan tanggung jawab Pemkot untuk mengeluarkan kebijakan yang solutiv. 

"Selama ini guru tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah. Ini satu langkah maju terhadap perhatian Pemkot untuk guru honorer kita," tuturnya.

Insentif Guru Honorer, Langkah Maju Pendidikan Kota Makassar   

Kendati demikian, Ketua DPD PAN Kota Makassar ini berharap, agar upaya tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

"Setiap kebijakan seperti ini kan pasti ada target capaianya. Intinya adalah kualitas seorang guru akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan. Kita harap pendidikan kita di Makassar jauh lebih baik dari sebelumnya," terangnya.

Dia pun menegaskan, jika hal ini menjadi alasan Pemkot untuk peralihan anggaran pendidikan pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), dirinya berjanji akan memperjuangkan di DPRD.

"Ini jelas, adalah kesejahteraan guru honorer dan kualitas pendidikan kita.  Saya sepakat dan tentu akan mengawal di DPRD," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Danny berjanji akan memberikan insentif dan memperjuangkan sertifikasi 1.800 guru honorer Makassar. Anggarannya diambil dari pendidikan gratis pemerintah provinsi Sulawesi Selatan tidak lagi bergulir.

Anggaran sebesar Rp20 Milyar tersebut akan dialihkan menjadi insentif bagi guru honorer SD dan SMP se-Kota Makassar.