Jumat, 30 Desember 2016 14:58 WITA

Mau Jadi Kepala Sekolah di Luar Negeri? Ini Syaratnya

Editor: Mulyadi Abdillah
Mau Jadi Kepala Sekolah di Luar Negeri? Ini Syaratnya
Foto: Setkab

RAKYATKU.COM - Ini tantangan bagi Anda yang menjabat kepala sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membuka peluang untuk ditugaskan di Singapura, Riyadh (Arab Saudi) dan Moskow (Rusia). 

Anda bisa menjabat pada sekolah-sekolah di tiga negara itu selama 3 tahun dan dapat diperpanjang sesuai peraturan yang berlaku.

“Calon pelamar wajib mengisi Formulir Pendaftaran Calon Kepala Sekolah Indonesia di luar negeri melalui link Seleksi Kepsek," bunyi pengumuman Kemdikbud.

Disebutkan, bahwa daftar pelamar dengan kualifikasi terbaik akan diumumkan pada portal resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Demikian juga, pengumuman penentuan kelulusan akan dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui situs Kemdikbud.

Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berusia maksimal 52 tahun pada 1 Januari 2017;
3. Sehat jasmani, rohani, dan bebas Narkoba;
4. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap; dan
5. Bagi mantan Kepala Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) dapat mengajukan lamaran kembali setelah 4 (empat) tahun mengabdi di tanah air.

Persyaratan Khusus:
1. Golongan Minimal IV/a;
2. Memiliki kualifikasi akademis Sarjana (S-1) Kependidikan, diutamakan berpendidikan Magister (S-2) Kependidikan;
3. Memiliki Sertifikat Profesi Pendidik;
4. Memiliki pengalaman minimal 5 (lima) tahun menjadi Kepala Sekolah (akumulasi);
5. Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris secara lisan dan tulisan dengan melampirkan sertifikat TOEFL 500 atau IELTS 6,0;
6. Memiliki nilai kinerja pegawai (SKP) minimal baik selama 2 tahun terakhir dan mendapat rekomendasi dari pengawas sekolah; dan
7. Memiliki surat izin dari Kepala Daerah atau Kepala Dinas Pendidikan.

Tahapan: 

  1. Pendaftaran: 3-13 Januari 2017 Pengumuman Hasil Seleksi Kualifikasi: 22 Januari 2017
  2. Pemberkasan Dokumen Administratif: 23 Januari-10 Februari 2017
  3. Tes tertulis dan Wawancara: Akhir Februari 2017
  4. Pengumuman Final: Minggu Pertama Maret 2017.