24 December 2016 13:13 WITA

Kini, Ujian Nasional Bukan Lagi Momok Menakutkan

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Kini, Ujian Nasional Bukan Lagi Momok Menakutkan
Ilustrasi Ujian Nasional

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Presiden Joko Widodo secara resmi menolak moratorium Ujian Nasional (UN) yang diwacanakan oleh Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Muhadjir Effendi.

Sistem Ujian Nasional dengan penyelenggaraan yang terpusat di pemerintah pusat tetap dilanjutkan.

Sahram Himamaru, seorang Pemerhati Pendidikan di Kota Parepare menilai pelaksanaan UN tudak perlu lagi menjadi momok menakutkan bagi para pelajar.

Pasalnya UN bukan lagi sebagai indikator penentu bagi kelulusan seorang siswa.

"Perlu diketahui jika UN bukan lagi penentu dalam kelulusan. UN hanya salah satu indikator saja. Jika diimbangi dengan nilai ulangan harian, mid semester dan semester yang bagus, tinggal bagaimana pihak sekolah memberi kebijakan secara proporsional kepada siswanya," urai Sahran saat ditemui di Cafe Teras Empang, Kota Parepare, Sabtu (24/12/2016).

Sahran menjelaskan pelaksanaan UN selama ini menjadi kontradiksi. Karena hasilnya dipakai sebagai standarisasi dengan dalih peningkatan kualitas pendidikan

"Saya pikir sangat bertentangan dengan program wajib belajar 12 tahun. Dimana program ini memberi jalan kemudahan dan kenyamanan untuk para pelajar mengakses pendidikan 12 tahunnya. Ini yang perlu dikawal," tutup Sahran.