Kamis, 08 Desember 2016 15:57 WITA

Usulan Moratorium UN Ditolak, Pemerintah Disorot

Editor: Jumardin Akas
Usulan Moratorium UN Ditolak, Pemerintah Disorot
ilustrasi UN

RAKYATKU.COM - Usulan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy untuk melakukan moratorium Ujian Nasional (UN) tak mendapat tanggapan positif dari Presiden. 

Presiden meminta Kemendikbud mendalami rencana kebijakan moratorium Ujian Nasional (UN). Hal itu disampaikan dalam rapat kabinet sebelumnya.

Penolakan tersebut juga diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut JK, UN masih dibutuhkan sebagai upaya untuk peningkatan mutu pendidikan termasuk pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.

“Usulan moratorium itu tidak disetujui, tapi disuruh kaji ulang. Tanpa Ujian Nasional bagaimana kita bisa meningkatkan pendidikan dan apa acuannya antar daerah,” kata Jusuf Kalla.

Anggota DPRD dari Fraksi PKS Fikri Faqih angkat bicara terkait penolakan usulan moratorium tersebut. Penolakan dinilainya membuat bingung ‎birokrasi di tingkat pelaksananya, baik di daerah maupun bagi masyarakat. 

“Pemerintah tidak kompak dan ribut sendiri,” ujar Fikri dilansir sindonews, Kamis (8/12/2016). 

Dirinya menilai, cara merumuskan kebijakan dengan menggiring wacana terlebih dahulu ke publik baru, kemudian dibahas di internal kabinet maupun bersama dengan DPR adalah hal yang tidak baik. Sebab, hal demikian menunjukkan pemerintah seolah tidak konsisten dengan alasan yang dirumuskan sendiri. 

‎“Ini tidak baik. Karena Kemendikbud yang melempar wacana ke publik kemudian mendapat beragam tanggapan dari berbagai kalangan," paparnya.