Jumat, 27 Desember 2019 21:00 WITA

Politeknik Nusantara Makassar gelar Workshop  Penulisan Jurnal Internasional

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Adil Patawai Anar
Politeknik Nusantara Makassar gelar Workshop  Penulisan Jurnal Internasional

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jumat, 27 Desember 2019. Bertempat di Aula Politeknik Nusantara (Polinus) Makassar. Sejumlah dosen mengikuti workshop Penulisan Jurnal Internasional.

Ketua panitia pelaksana, Ketua Panitia, Andi Nufadly mengatakan, Polinus adalah kampus yang baru di Makassar. Dengan demikian pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Dosen yang ada.

"Penulisan jurnal bagi seorang dosen adalah hal yang sangat penting, selain untuk memenuhi Tridarma Perguruan Tinggi, penulisan Jurnal Internasional juga menjadi media untuk membangun Jejaring," katanya.

Sementara itu, hadir sebagai pemateri Dosen DPKI LLDIKTI IX penempatan Stimik Handayani, Hasriani mengatakan, dalam penulisan Jurnal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pemula.

"Pertama kesesuaian topik dan naskah yang kita buat, kemudian kedua masalah sistematika atau template, nah ini yang kadang-kadang dosen kita ini  ketika mempublikasi belum sempat memperhatikan itu dengan baik," ujarnya.

Yang ketiga kata dia, peneliti harus memperhatikan kualitas bahasa yang digunakan. Serta menghindari plagiarisme.

loading...

"Plagiasi ini yang harus sering dihindari.Karena dalam peraturannya, kesamaan dalam satu jurnal itu maksimal 25% , harus kebaharuannya itu memang dari Ide kita," tambahnya.

Perempuan berkudung coklat itu mengapresiasi workshop yang digelar oleh Polinus. Sebab kata dia workshop tersebut mampu membantu dosen pemula.

"Kegiatan ini sangat positif, apalagi Polinus ini baru tiga bulan usianya, tapi langsung action untuk memprioritaskan workshop ini. Jarang Perguruan tinggi yang baru awal sudah memikirkan hal-hal yang besar, jadi saya sangat mengapresiasi kegiatan ini," tuturnya.

"Saya berharap semoga Polinus ke depan semakin maju, dan mudah-mudahan tahun depan sudah ada minimal 3 paper yang dipublish apalagi disini dosen-dosen muda," tutupnya. 

Loading...
Loading...