Kamis, 21 November 2019 14:58 WITA

Prodi S1 Kehutanan UIT Raih Akreditasi B

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Prodi S1 Kehutanan UIT Raih Akreditasi B

RAKYATKU.COM - Program Studi S1 Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Indoesia Timur (UIT) Makassar meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Ketua Prodi Kehutanan Dr. Ir. Asikin Muchtar mengatakan, akreditasi ini sangat terkait dengan pengguna lulusan, dimana pengguna lulusan di luar sana itu sangat mengharapkan dengan lulusan S1 kehutanan yang terakreditasi B.

"Jadi apa yang diraih pada kesempatan pada saat ini Prodi kehutanan Fakultas Pertanian UIT itulah yang kita harapkan selama ini sehingga ini sangat terkait dengan pengguna lulusan maupun calon mahasiswa baru karena banyak calon mahasiswa baru di luar kota Makassar utamanya di Papua, Ambon, Manggarai, Bima, NTT, NTB," kata Asikin Muchtar.

"Setelah meraih sarjana kehutanan kembali ke kampungnya rata-rata mereka itu terangkat PNS dengan akreditasi B. Jadi itulah sebabnya banyak mahasiswa dari luar itu menginginkan kuliah di Makassar dan mencari Prodi kehutanan  S1 dan S2 beberapa tahun terakhir ini," sambungnya. 

Prodi S1 Kehutanan UIT Raih Akreditasi B

Setelah capaian ini kata dia, pihaknya menargetkan akan membuka program S2 kehutanan di UIT Makassar. 

Loading...

"Jadi harapan kita setelah kita mendapatkan akreditasi ini maka berharap bisa membuka rogram S2, apalagi peminat lingkungan dan Kehutanan cukup tinggi," ujarnya. 

Senada, Dekan Fakultas Pertanian UIT Dr. Ir. H. Baharuddin Baso Tika mengatakan, apa yang dicita-citakan selama ini akhirnya dikabulkan. Kata dia, ini tidak terlepas dari usaha dan doa selama ini.

"Dan terima kasih banyak kepada Rektor UIT. semua tim Rektorat, dosen, staf dan mahasiswa yang terlibat di dalamnya yang tak lelah dalam menyusun borang," ungkap Baharuddin Baso Tika.

Sementara itu, Rektor UIT, Dr. Andi Maryam berharap semua prodi yang ada di UIT bisa terakreditasi, minimal B. "Hal ini tidak terlepas dari kerja keras dari semua civitas akademik Universitas Indonesia Timur," katanya. 

Loading...
Loading...