Kamis, 14 November 2019 15:31 WITA

Farmasi UMI Ajar Santri di Gowa Buat Antiseptik dari Bahan Alami

Editor: Adil Patawai Anar
Farmasi UMI Ajar Santri di Gowa Buat Antiseptik dari Bahan Alami

RAKYATKU.COM, GOWA - Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah (PkMD) di Pesantren Wihdatul Ullum, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Gowa, Kamis (14/11/2019).

Ketua Tim Farmasi UMI, Rizqi Nur Azizah,S,Si, M.Farm mengatakan, PkMD kali ini yakni pembuatan antiseptik tangan dari bahan alam  serta penyuluhan cuci tangan yang benar.

Menurutnya, mencuci tangan adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air ataupun cairan lainnya oleh manusia dengan tujuan untuk menjadi bersih, sebagai bagian dari ritual keagamaan, ataupun tujuan-tujuan lainnya. 

"Kebiasaan mencuci tangan kepada anak sebaiknya diajarkan sejak dini. Cuci tangan menggunakan antiseptik adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit. Antiseptik tangan dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan alam, salah satunya dengan menggunakan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang dipercaya memiliki aktivitas antibakteri," jelasnya.

Ia menjelaskan, tujuan Kegiatan ini  agar santri di Pesantren Wihdatul Ullum endapat tambahan ilmu pengetahuan mengenai cuci tangan yang benar. Sehingga meningkatkan kesadaran dalam kebersihan diri serta dapat mengetahui tentang pembuatan antiseptik tangan dari bahan alam.

Loading...

"Sehingga meningkatkan kemampuan atau skill yang di miliki," jelasnya.

Sementara Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Pesantren Wihdatul Ullum Dr. H. Ilyas Thahir, Lc., M. Ag, beraharap agar kedepannya silaturrahmi dengan Fakultas Farmasi tetap terjalin.

"Kedepannya semakin banyak kegiatan pengabdian dengan tema lainnya dapat dilakukan di sekolah yang beliau pimpin," harapanya.

Tim ini diketuai Oleh Rizqi Nur Azizah,S,Si, M.Farm, Apt dengan anggota tim terdiri dari Fitriana, S.Farm., M.Si., Apt dan  Hendra Herman, S.Farm.,M.Sc.,Apt.

Loading...
Loading...