Selasa, 22 Oktober 2019 14:03 WITA

Harapan Erwin Akib untuk Menteri Pendidikan yang Baru: Perhatian Lebih ke Pengangkatan Guru

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Nur Hidayat Said
Harapan Erwin Akib untuk Menteri Pendidikan yang Baru: Perhatian Lebih ke Pengangkatan Guru
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar, Erwin Akib.

RAKYATKU.COM, GOWA - Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar, Erwin Akib, menyampaikan apresiasi atas pidato pelantikan Presiden RI Joko Widodo yang menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama pembangunan pada peiode kepeimpinan 2019-2024. 

Kunci sukses prioritas tersebut, kata Erwin, sangat ditentukan oleh program strategis yang disiapkan Menteri Pendidikan Kabinet Kerja Jilid II. 

"Siapa pun menterinya, kami berharap harapan dan program usulan kami ini dijadikan prioritas di Kementerian Pendidikan," kata Erwin di kampus Unismuh Makassar, Selasa (22/10/2019).

Harapan Dekan FKIP Unismuh tersebut antara lain pengangkatan guru secara proporsional dan lebih profesional. 

"Ujung tombak kesuksesan pembangunan SDM terletak di tangan guru. Oleh karenanya, pemerintah harus melakukan rekrutmen guru secara proporsional agar terjadi pemerataan dan profesional agar menjamin kualitas guru yang diangkat," tutur Erwin.

Loading...

Selain proses rekrutmen, Erwin juga menyoroti pentingnya pengembangan kapasitas guru dan kepala sekolah. 

"Kita membutuhkan penguatan kapasitas kepala sekolah sebagai manajer yang paham teknologi. Kita butuh guru yang tak pernah berhenti mengembangkan diri, khususnya dalam penguasaan Iptek yang terus berkembang," katanya.

Hal lain yang diminta alumnnus program Doktor Universitas Teknologi Malaysia (UTM) ini adalah keberlanjutan pendidikan kejuruan (vocational school). "Ini langkah konkret menyiapkan tenaga terampil siap kerja ataupun membuka lapangan kerja," tuturnya.
 
Terakhir, Erwin juga mengusulkan agar pemerataan pendidikan di seantero nusantara juga dilakukan melalui program melek teknologi bagi peserta didik di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terbelakang).

Loading...
Loading...