Selasa, 15 Oktober 2019 12:14 WITA

Era Industri 4.0, Direktur Politeknik ATIM Kenalkan Lima Program Keunggulan

Penulis: Febrina Rahayuni
Editor: Adil Patawai Anar
Era Industri 4.0, Direktur Politeknik ATIM Kenalkan Lima Program Keunggulan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktur Politeknik ATI Makassar, Ir. Amrin Rapi mengatakan, memasuki era Industri 4.0 dimana era perkembangan industri berbasis jaringan, penggunaan IOT (Internet of Thing), era berkolaborasi, menuntut Politeknik ATI Makassar untuk terus berbenah agar bisa memberikan andil dalam era tersebut.

Untuk mencapai hal itu, Politeknik ATI Makassar melaksanakan berbagai upaya pengembangan diri melalui bebagai usaha dengan motto Meraih 5 Keunggulan Kompotitif Politeknik ATI Makassar.

"Keunggulan dari Intitusi Politeknik ATI Makassar diantaranya adalah pusat penyedia tenaga kerja industri yang kompeten,    pusat R&D produk dan teknologi, pusat pelayanan industri, peningkatan akreditasi, peningkatan kerjasama dan mutu dosen," kata Amrin Rapi saat  Rapat Senat Terbuka di Hotel Four points By Sheraton, Selasa (15/10/2019).

Ia menjelaskan, pelaksanaan pendidikan Program Beasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan Industri Kecil dan Menengah, yang dibiayai oleh oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini pembiayaannya masing-masing di bebankan pada anggaran Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian R.I selama 5 tahun.

Loading...

"Dengan perincian pembiayaan masing-masing 3 tahun selama proses belajar di Politeknik ATI Makassar dan selanjutnya sistem kontrak selama 2 tahun  yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian untuk mengabdi didaerah dimana daerah merekomenasikan mahasiswa yang bersangkutan," ungkap Ir.Rapi.

Pendidikan program beasiswa dilaksanakan atas dasar Peraturan Menteri Perindutsrian R.I No.19/M-IND/PER/2/2017, tentang Penyelenggaraan Program Beasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) Industri Kecil & Menengah tanggal 21 Februari 2007.

"Maksud Kemeterian melakukan hal tersebut dalam rangka mempersiapkan Tenaga Penyuluh Lapangan Industri Kecil dan Menengah yang profesional melalui Program Beasiswa TPL Industri Kecil dan Menengah yang disertakan dengan Program Diploma Tiga serta mempercepat pertumbuhan Industri Kecil & Menengah di Propinsi dan Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia," pungkasnya.

Loading...
Loading...