Kamis, 19 September 2019 22:32 WITA

862 Maba di FKIP Unismuh Diajak Pakai Tumbler

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Fathul Khair Akmal
862 Maba di FKIP Unismuh Diajak Pakai Tumbler

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar gelar masa ta’aruf dengan mahasiswa baru.

Ta'aruf atau perkenalan tersebut dilakukan dengan mendeklarasikan gerakan stop sampah plastik. Gerakan ini ditandai dengan seruan agar mahasiswa baru (Maba) di FKIP Unismuh tidak lagi menggunakan botol minuman kemasan dalam lingkungan kampus. 

Dekan FKIP Erwin Akib mengatakan, dalam momentum tersebut, Erwin meluncurkan program "Gerakan Stop Sampah Plastik". Menurutnya, pengurangan sampah plastik sangat penting. Ia menguraikan tiga alasan.

"Pertama. Plastik memicu perubahan iklim. Dari proses produksi, konsumsi, hingga pembuangannya menghasilkan emisi karbon yang tinggi sehingga berkontribusi terhadap perubahan iklim karena kondisi bumi semakin memanas," pungkas alumni S3 Universitas Teknologi Malaysia ini.

“Kedua, kantong plastik yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan tersumbatnya selokan dan badan air, termakan oleh hewan dan rusaknya ekosistem di sungai dan laut. Hal ini secara langsung ataupun tak langsung akan mengganggu kesehatan manusia," sambung Erwin.

Alasan ketiga, lanjut Erwin, sampah plastik terurai sangat lama. "Plastik sulit terurai di tanah butuh waktu ratusan hingga ribuan tahun kemudian," jelasnya.

Loading...

Setiap mahasiswa wajib membawa thumbler sendiri dari rumah. Agar Maba tersebut tak perlu membeli botol minuman kemasan di dalam kampus. 

"Fakultas akan memfasilitasi dispenser di setiap prodi, sehingga tempat air minum yang kalian bawa bisa diisi ulang," jelas Dekan FKIP Unismuh ini.

Diketahui, kegiatan perkenalan tersebut digelar di Auditorium Al-Amien Kampus Unismuh Makassar, jalan Sultan Alauddin.

Dalam sambutannya di hadapan 862 Maba dari 11 Program Studi di FKIP Unismuh, Erwin Akib  menyampaikan ucapan selamat memasuki dunia pendidikan tinggi. 

"Dunia kampus tentu berbeda dengan dunia sekolah. Di dunia kampus, sikap kedewasaan dan kemandirian yang akan menentukan kesuksesan anda menyelesaikan kuliah. Itulah mengapa kalian harus mengikuti masa taaruf, agar kalian beradaptasi dengan dunia kampus,” tutup Erwin.

Tags
Loading...
Loading...