Jumat, 30 Agustus 2019 19:41 WITA

Kontingen PIMNAS UNM Lepas Tukik di Bali

Penulis: Deni Indrawan
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kontingen PIMNAS UNM Lepas Tukik di Bali
Ist.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-32 melakukan aksi melepas tukik Pantai Kelan, Bali. Pelepasan tukik adalah pelepasan anak-anak penyu ke laut bebas. ??????

Tak ketinggalan, 71 peserta Pimnas UNM beserta dengan 5 pembimbing juga turut ambil andil dalam kegiatan bertajuk Deklarasi dan Kampanye "Laut Bebas Sampah Plastik" oleh mahasiswa Indonesia. Selain membersihkan sampah-sampai di sekitar pantai, mereka juga menjalankan aksi melepas tukik secara massal. Jumat (30/8/2019). 

Salah satu peserta dari UNM, Rudyman mengaku bangga bisa ikut melakukan aksi sosial ini. "Ini pengalaman pertama bagi saya. Dan aksi ini membuat kami semua peserta Pimnas menjadi satu," ungkap mahasiswa yang meneliti kebudayaan tentang Pepe-Pepeka Ri Makka ini. 

Rudyman yang juga Wakil Ketua Umum Himaprodi PBSI FBS ini menambahkan, sedotan air minum yang terbuat dari plastik yang sekali pakai itu tidak ramah lingkungan, dan ketika sampai di laut itu juga mengancam keselamatan penyu karena ada beberapa kasus itu penyu menganggap sedotan plastik sebagai makanannya.

"Makanya agenda utama kami di sini adalah membersihkan sampah-sampah plastik di laut," katanya. 

Sementara itu, salah dosen pembimbing Pimnas UNM, Sultan yang juga terlibat dalam aksi pelepasan tukik mengatakan kegiatan ini diacungi jempol karena memberikan pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya penyu hadir di laut bebas. 

loading...

"Penyu adalah satwa yang terancam punah yang sudah dilindungi oleh hukum Indonesia dan internasional yang seharusnya mendapatkan perlakuan khusus untuk membuatnya lestari, salah satunya melalui kegiatan ini," terang Sultan yang juga didaulat sebagai salah satu juri di Pimnas 32 ini. 

Diketahui, Agenda utama Pimnas ke-32 adalah presentasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) lima bidang, PKM Gagasan Tertulis, PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK), serta lomba poster dan gelar produk PKM. Pimnas  juga diisi dengan agenda ilmiah penunjang, antara lain studium generale, sarasehan pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan, lomba Pimnas  non-PKM, SMA Goes to Campus, bazaar dan PKM Investments Summit, keakraban dan aksi peduli lingkungan, serta wisata kota.

Pimnas ke-23 diikuti 1.614 ilmuan muda dari 70 perguruan tinggi negeri dan 56 perguruan tinggi swasta dari seluruh Indonesia.

UNM sendiri mengutus 21 tim yang terpilih mengikuti kegiatan Pimnas 32 di Bali. Mereka dilepas langsung oleh Rektor UNM, Prof Husain Syam pada 26 Agustus lalu di gedung Pinisi UNM. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 27 Agustus hingga 31 Agustus mendatang.
 

Loading...
Loading...