Senin, 19 Agustus 2019 17:22 WITA

Kesempatan Alumni Universitas Megarezky Makassar Bekerja di Jepang

Editor: Adil Patawai Anar
Kesempatan Alumni Universitas Megarezky Makassar Bekerja di Jepang

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Universitas Megarezky (Unimers) Makassar menggelar sosialisasi sekaligus open rekrutmen bagi para mahasiswinya untuk menjadi tenaga kerja di Jepang, di Aula Rektorat Universitas Megarezky, Senin (19/8/2019).

Rektrumen ini digelar PT.OS.Selnajaya bekerjasama Unimers Makassar dikhususkan untuk para alumni Unimers Makassar. Diketahui, program magang kerja sebagai perawat caregiver di Jepang ini setiap tahunnya membutuhkan sekira 3.000 tenaga perawat untuk rumah sakit dan panti lansia.

Pembawa materi  PT. OS.Selnajaya Indonesia, Ani Rahayu menjelaskan, syarat untuk mengikuti program tersebut diantaranya alumni Unimers Makassar berusia 19-30 tahun.Tak hanya itu, para calon pendaftar yang menguasai bahasa Jepang untuk level intermedite. Para alumni juga berkesempatan mendapatkan beasiswa atau bantuan untuk keberangkatan SDM Caregiver yang memiliki masalah dengan biaya.

"Program kerja ini berlangsung selama 3 sampai 5 tahun. Dengan gaji sekitar Rp 11- Rp 15 jutaan, bonus tunjangan dan pesangon dari pemerintah Jepang. Hanya dibutuhkan tiga syarat untuk dapat mengikuti program ini, yaitu lulus ujian kemampuan bahasa Jepang level N4 (basic level) - N3 (intermediate), lulus interview dengan user dari Jepang, kemudian lulus medical cek up," jelas Ani.

Loading...

Dalam open rekrutmen, para alumni terlihat menjalani tes awal wawancara, matematika dan psikotes. Untuk para alumni Ners S1 keperawatan dan kebidanan yang lulus rangkaian tes, akan dibekali pelatihan pembelajaran komunikasi dan bahasa Jepang,serta teknik dasar Caregiver di Jakarta Timur selama 6 bulan sebelum diberangkatkan ke jepang menggunakan visa magang atau visa kaigo (caregiver) yang merupakan support dari PT.OS.Selnajaya.

"Pt OS.Selnajaya Indonesia sendiri adalah perusahaan yang menangani langsung perekrutan antara calon tenaga kerja profesional dengan rumah sakit rekanan di Jepang," pungkas Ani.

Loading...
Loading...