Rabu, 26 Juni 2019 10:32 WITA

Belum Puas Hanya Tiga Hari di Toraja, Mahasiswa Unibos Minta Tambah Waktu

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Belum Puas Hanya Tiga Hari di Toraja, Mahasiswa Unibos Minta Tambah Waktu
Mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) Makassar melakukan tur budaya ke Tana Toraja. Kegiatan yang diikuti mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia berlangsung tiga hari, Senin-Rabu (24-26/6/2019).

RAKYATKU.COM - Mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) Makassar melakukan tur budaya ke Tana Toraja. Kegiatan yang diikuti mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia berlangsung tiga hari, Senin-Rabu (24-26/6/2019).

Dosen pengampu Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD), M Ridwan menyebut kegiatan lapangan ini bertujuan untuk melakukan observasi sosial budaya di Toraja. 

Para mahasiswa diperkenalkan dan melakukan observasi mengenai tradisi budaya Toraja dalam hal pemakaman alam Londa, Lemo, Baby Grave, dan Kete Kesu.

"Selain belajar di kelas, kami kerap membawa mahasiswa ke daerah yang memiliki budaya tertentu. Dengan mendatangi langsung diharapkan para mahasiswa dapat menyerap dengan baik materi kuliah yang telah disampaikan di kelas. Mahasiswa yang ikut dibagi menjadi beberapa kelompok dengan tugas yang berbeda," tambahnya.

Belum Puas Hanya Tiga Hari di Toraja, Mahasiswa Unibos Minta Tambah Waktu

Loading...

Nuraeni, salah seorang mahasiswa dari Kelompok 4 mengatakan, sangat senang mengikuti kegiatan ini. Dengan meneliti langsung ke lapangan, jadi lebih mudah mengerti betapa budaya Indonesia sangat beragam. 

"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan setahun dua kali. Saya berharap jika ada kegiatan berikutnya, waktunya ditambah misalnya 4-5 hari supaya lebih banyak waktu untuk menggali informasi lebih mendalam tentang budaya suatu daerah," bebernya.

Hal senada disampaikan Maidal dari Kelompok 1. Menurutnya observasi di Londa ini sangat bagus karena dapat menambah wawasan para mahasiswa tentang budaya yang ada di Toraja. 

"Selain itu kami juga dapat mengetahui informasi tentang budaya Toraja, terutama wisata Londa yang sebenarnya dengan cara wawancara langsung dengan orang yang paham dengan objek wisata tersebut," ungkap Maidal.

Tags
Loading...
Loading...