Senin, 27 Mei 2019 04:30 WITA

Segera Tinggalkan! 5 Hal Ini Dapat Menghambat Skripsimu

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Segera Tinggalkan! 5 Hal Ini Dapat Menghambat Skripsimu
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Skripsi. Satu kata yang sungguh punya banyak makna bagi mahasiswa. Kalau denger kata-kata skripsi pasti tidak jauh-jauh sama yang namanya mahasiswa tingkat akhir.

Skripsi juga seringkali dijadikan momok untuk mahasiswa. Banyak dari mahasiswa yang telat untuk lulus kerena belum menyelesaikan kewajiban tersebut. Tidak selesainya skripsi tersebut tentunya disebabkan oleh banyak hal. 

Beberapa hal tersebut mungkin terdengar sepele, tapi kalau dilakukan terus menerus akan berdampak besar terhadap skripsimu.

Beberapa hal yang tidak kamu sadari ini bisa  jadi penyebab tertundanya skripsimu. Mari kita lihat apakah kamu sering melakukan hal-hal di bawah ini atau tidak.

1. Malas menemui dosen pembimbing

Dosen pembimbing menjadi salah satu faktor penentu dalam proses pengerjaan skripsi. Kamu akan menemui berbagai macam karakteristik dosen pembimbing.  Ada yang sulit ditemui dan ada juga yang killer. Bagi kamu yang mendapat dosen pembimbing yang tidak sesuai dengan keinginan, pasti akan ada rasa malas untuk menemuinya.

Maka dari itu, kamu harus tetap rajin menemui dosen pembimbing, tidak peduli bagaimana karakteristik dosen yang kamu dapatkan. Buatlah jadwal bimbingan rutin dengan dosen pembimbingmu, agar skripsi kamu cepat selesai.

2. Menunda untuk memulai

Memulai sesuatu memang merupakan hal yang sangat sulit untuk sebagian orang. Apalagi memulai untuk mengerjakan skripsi. Seringkali kamu akan menunda untuk memulai menulis skripsimu dengan berbagai alasan.

Untuk itu, jika sudah mempunyai ide atau gambaran tentang skripsimu, kamu harus segera menuangkannya dalam bentuk tulisan. Jangan pernah sekali-kali menunda untuk memulai mengerjakan. Karena jika kamu sudah mulai mengerjakan kamu akan termotivasi dengan sendirinya untuk menyelesaikannya.

Loading...

3. Tidak rajin mengerjakan

Salah satu kunci untuk menyelesaikan skripsi bukanlah pintar, melainkan rajin. Kamu harus rajin untuk mengerjakan skripsimu dengan jadwal yang rutin. Karena skripsi berbeda dengan tugas atau ujian, jadi kamu tidak bisa menyelesaikannya secara SKS. Setidaknya kamu harus menyisihkan waktu minimal dua jam dalam satu hari untuk mengerjakan skripsimu.

4. Tidak mempunyai deadline untuk diri sendiri

Sebagai mahasiswa semester akhir, pasti sudah tidak banyak memiliki jadwal kuliah. Salah satu yang menjadi bebanmu adalah skripsi. Yang menjadi masalah di sini adalah, skripsi berbeda dengan tugas semester yang mempunyai deadline harus dikumpulkan sebelum UTS atau UAS.

Jadi kamu tidak mempunyai deadline yang pasti untuk skripsimu, hal ini akan membuatmu bersantai seakan mempunyai banyak waktu luang, padahal sebenarnya tidak. Dengan keadaan seperti ini, artinya kamu harus mempunyai deadline untuk diri sendiri. Kamu harus teliti untuk menyusun jadwal agar skripsimu tidak terbengkalai. Buatlah timeline di kalendermu untuk jadwal pengerjaan skripsimu.

5. Kurang menikmati prosesnya

Ini adalah hal terpenting dalam skripsi, sesulit apapun prosesnya kamu harus tetap menikmatinya dan jangan dijadikan beban. Karena bagaimanapun juga kamu harus melalui tahap ini. Mau tidak mau kamu harus menyelesaikannya karena ini merupakan kewajiban.

Pilihan ada dit angan kamu, kamu ingin menjalani prosesnya dengan senang hati atau tidak. Jika kamu sudah menikmati prosesnya, maka secara otomatis kamu akan semakin termotivasi untuk mengerjakan skripsimu. Sebaliknya, jika menjadikannya beban yang jelas akan menjadi penghambat untuk dirimu sendiri.

Sumber: Idntimes.com

Loading...
Loading...