Senin, 20 Mei 2019 20:45 WITA

Cara Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Berbagi dengan Anak Yatim

Editor: Adil Patawai Anar
Cara Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Berbagi dengan Anak Yatim

RAKYATKU.COM, MQKASSAR - Prodi Ilmu Komunikasi bersama Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia (HIMIKOM UMI) Makassar menggelar Gebyar Ramadhan Komunikasi (GRADASI).

Acara buka puasa bersama anak yatim bertemakan dengan tema "Satukan Nurani, Silatuhrahmi Penuh Kasih di Bulan Suci Ramadhan Bersama Komunikasi UMI", di Rooftop Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharja Kota Makassar, Senin (20/05/2019).

Acara ini dibuka langsung oleh
Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi Zelfia. Dalam sambutannya, ia berharap bahwa dengan acara GRADASI ini dapat membangun membangun sinergitas antara mahasiswa dan duafa.


"Semoga dengan acara ini dapat menjalin kebersamaan, membangun kepedulian, memberikan manfaat untuk orang lain, serta membangun sinergitas antara mahasiwa dan duafa," ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Idris selaku dosen Ilmu Komunikasi cukup mengapresiasi acara yang diadakan HIMIKOM UMI.

"Patut di apresiasi karena dalam satu event mampu menggabungkan beberapa acara, seperti ngabuburit seru,buka puasa bersama, berbagi donasi, sekaligus Promosi jurusan ilmu komunikasi terhadap calon calon mahasiswa baru," tegasnya.

Ketua HIMIKOM UMI Arya Yudhi PrasetyO menjelaskan ini langkah awal bagi kepengurusan yang belum lama ia pimpin ini. "Dengan kegiatan gradasi ini merupakan langkah awal untuk himikom umi untuk lebih bisa exsis dan lebih berpengaruh untuk orang lain," pungkasnya.

Muhamad sultan salah satu peserta mengatakan bahwa acara ini sangat bagus.

"Sangat Bagus, karena ini bukan hanya untuk silaturahmi Makassar saja tapi juga untuk,menumbuhkan rasa sosial dengan orang lain"pungkasnya

Selain buka bersama peserta juga di berikan materi tentang motivasi bulding. Acara ini di hadiri oleh, anak panti asuhan, anak sma, para dosen, alumni Ilmu Komunikasi, serta warga HIMIKOM UMI. Acara ini juga di sponsori oleh Muslimah Wahdah Islamiyah dan Lazis Wahdah.


Oleh: Uswatun Hasanah, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI 2016

Loading...
Loading...
Loading...