Rabu, 08 Mei 2019 16:45 WITA

Poltekpar Makassar Gelar Ujian SBMPTNP

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Poltekpar Makassar Gelar Ujian SBMPTNP
Ist.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Makassar menggelar ujian/tes calon mahasiswa yang mendaftar pada jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBMPTNP), Rabu (8/5/2019).

Tes ini juga serentak dilaksanakan di lima Perguruan Tinggi Pariwisata Negeri yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata RI lainnya, yaitu Poltekpar Negeri Medan, Poltekpar Negeri Palembang, STP Bandung, STP Nusa Dua Bali dan Poltekpar Negeri Lombok.

Di Poltekpar Negeri Makassar, proses tes berlangsung di ruang-ruang perkuliahan dan aula yang diikuti 564 calon mahasiswa. Proses tes secara keseluruhan telah berlangsung selama tiga hari sejak Senin (6/5/2019) lalu.

Penerimaan mahasiswa baru di Poltekpar Negeri Makassar memiliki dua jalur masuk yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBMPTNP) dan Seleksi Mandiri Masuk (SMM). Adapun total jumlah mahasiswa baru yang akan diterima Poltekpar Makassar pada tahun ini sebanyak 650 orang.

Kepala Sub Bagian Adminitrasi Kemahasiswaan, Syafruddin mengatakan, pelaksanaan jalur SBMPTNP pada tahun sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya pengumuman hasil seleksi hanya satu tahapan saja, maka tahun 2019 pengumuman dilakukan menjadi 2 tahap.

Loading...

"Jadi tahapan pertama adalah pengumuman hasil ujian psikotes, bahasa Inggris dan wawancara, pengumuman ini akan dikeluarkan pada tanggal 20 Mei mendatang. Mereka yang dinyatakan lulus pada tahap ini akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan," kata Syafruddin.

Untuk Jalur SMM, kata dia, saat ini pendaftaran masih terbuka dan baru akan ditutup pada tanggal 12 Juli 2019 mendatang. 

Penerimaan melalui jalur SMM sendiri terdiri atas tiga kategori yakni kategori umum, kategori bebas ujian tulis bagi siswa berprestasi dan Kategori bantuan biaya pendidikan bagi siswa berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi.

"Mahasiswa baru tersebut akan didistribusikan keenam program studi yakni Program Studi D3 Manajemen Divisi Kamar, D3 Manajemen Tata Hidangan, D3 Seni Kuliner, D4 Manajemen Bisnis Konvensi dan Perhelatan, D3 Manajemen Bisnis Jasa Perjalanan Wisata, D4 Usaha Perjalanan Wisata," tutupnya.
 

Loading...
Loading...