Kamis, 02 Mei 2019 00:45 WITA

Dosen PNUP dan Pemuda Putus Sekolah, Overhaul Traktor Tangan

Editor: Aswad Syam
Dosen PNUP dan Pemuda Putus Sekolah, Overhaul Traktor Tangan
Proses overhaul mesin traktor tangan, yang digelar dosen dan mahasiswa PNUP, dibantu beberapa pemuda di Soppeng.

RAKYATKU.COM, SOPPENG - Pemuda putus sekolah bersama mahasiswa dan dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), melaksanakan turun mesin atau overhaul traktor tangan petani pada Selasa – Rabu (30/42019 – 1/5/2019) di Soppeng. 

Ini salah satu program pengabdian kepada masyarakat (PKM), yang menjadi agenda tahunan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti.

Dosen PNUP yang menjadi fasilitator kegiatan ini diketuai oleh Dr. Eng. Arman, ST., MT., dan Dr.
Eng. Abdul Kadir Muhammad, ST., M.Eng. sebagai anggota. Satu orang PLP Bapak Imam Raharjo,
ST. dan tiga orang mahasiswa PNUP dari Jurusan Teknik Mesin turut mendampingi para peserta, selama kegiatan turun mesin berlangsung.

Kegiatan tersebut digelar di rumah Ketua Kelompok Tani Gellengnge Dusun Lawo Kelurahan Ompo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. 

Program ini tindak lanjut kegiatan yang
telah dilaksanakan, dengan memberikan pelatihan kewirausahaan dan overhaul mesin traktor petani
yang telah dilaksanakan di Makassar.

Dalam kegiatan ini, petani membawa 3 mesin traktor tangan yang sudah mengalami rusak berat.

Masing-masing kerusakannya adalah traktor yang berasap sangat banyak ketika beroperasi, kurang
bertenaga ketika digunakan, bahkan salah seorang petani membawa mesin traktor yang sudah tidak
pernah beroperasi selama 4 tahun.

Untuk memudahkan pengerjaannya, kelompok pemuda didampingi mahasiswa dibagi menjadi tiga
kelompok, yang diberikan tugas untuk membongkar, memeriksa serta memasang kembali ketiga
mesin traktor tersebut. 

Pada saat memeriksa, mereka kemudian membersihkan sekaligus menganalisa penyebab kerusakan dari mesin traktor, yang menajdi tanggung jawab setiap kelompok.

Loading...

Dosen dan PLP menjadi pendamping terhadap solusi-solusi yang ditawarkan oleh kelompok pemuda dan mahasiswa PNUP tersebut. 

Dari hasil Analisa yang dilaksanakan, mereka kemudian
melaksanakan tindakan perbaikan.

Mengingat waktu operasi dari ketiga mesin traktor yang sudah lebih dari 10 tahun, bahkan ada yang
sudah tidak bisa dihidupkan selama empat tahun, masing-masing kelompok merekomendasikan
untuk melaksanakan turun mesin atau overhaul. 

Setelah mereka melaksanakan overhaul selama
dua hari, kerusakan dari ketiga masing-masing traktor tersebut bisa teratasi. 

Salah satu traktor harus ganti ring piston, yang lainnya harus ganti semua packing, baik itu untuk mesin maupun untuk radiatornya. Dan yang lebih membanggakan, mesin yang tidak pernah beroperasi selama 4 tahun karena tidak bisa dihidupkan, bisa mereka selesaikan dengan baik.

Kelompok pemuda dan kelompok tani sangat senang dan berterima kasih atas kegiatan PKM ini. 

Selain bisa menyelesaikan masalah traktor petani, mereka juga sudah punya pengalaman dalam melaksanakan turun mesin traktor tangan. 

Salah seorang pemuda mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat, karena adaya teori dan praktik langsung. Bahkan mereka akan mencoba untuk menggeluti bengkel mesin traktor, untuk memudahkan petani dalam hal alih
teknologi.

Loading...
Loading...