Sabtu, 23 April 2016 19:39 WITA

Kenalkan Buku Sejak Usia Dini, Bukan Gadget

Penulis: Ais Nurbiyah Al- Jum'ah
Editor: Mulyadi Abdillah
Kenalkan Buku Sejak Usia Dini, Bukan Gadget

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki minat membaca terendah. Rata-rata membaca orang Indonesia 0-1 buku per tahun. 

Dibandingkan dengan Jepang dan Amerika, rata-rata membaca buku masyarakatnya 15-20 buku per tahun. Demikian data yang dilansir UNESCO tahun 2012.

Oleh karena itu, banyak komunitas-komunitas baca seperti pecandu buku yang sangat intens melakukan program-program guna memajukan dunia literasi di Indoesia. 

Di Makassar misalnya. Beberapa komunitas baca seperti Kedai Buku Jenny (KBJ), Cafe Dialetika yang sekaligus memiliki warung buku, Kata Kerja, Rumah Baca Philosophia dan masih banyak lagi komunitas baca lainnya juga mengambil bagian yang sama.

Terkhusus bagi Cafe Dialetika dalam memperingati Hari Buku Dunia Sedunia, pihaknya menyelenggarakan sebuah kegiatan bernama Dialetika Books Day. Kegitan tersebut akan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 23-25 April 2016 di Cafe Dialetika, BTN Wessabbe C.53 Makassar.

Loading...

Kenalkan Buku Sejak Usia Dini, Bukan Gadget

"Khusus memperingati hari buku kami buat kegiatan, Dialetika Books Day. Rangkaian kegiatan dalam 3 hari tersebut ada pameran buku, diskusi, dan pemutaran film The Words". Jelas Muh.Iqbal Gunawan salah satu pengelolah Cafe Dialetika, Sabtu (23/04/2016).

Pihaknya juga mengaharapkan agar gerakan-gerakan yang dibangun oleh komunitas baca di Makassar bisa bersinergi dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Malassar.

"Setahu saya memang Pemkot Makassar ada program untuk anak. Dari Dialetika sendiri juga sedang merencanakan program yang sama. Jadi anak sejak dini diperkenalkan dengan buku bukan dengan gadget," demikian Iqbal.

Loading...
Loading...